<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4951823906296675509</id><updated>2011-04-22T10:58:31.844+07:00</updated><category term='Puisi'/><category term='Motivasi'/><category term='Novel'/><category term='Modul Belajar Biologi'/><category term='Modul Belajar  Fisika'/><category term='Sastra'/><title type='text'>Rainz Edu Center</title><subtitle type='html'>Blog Edukasi Masa Kini ...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://rainzeducenter.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4951823906296675509/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainzeducenter.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Al-Mujahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14531980144247679799</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>11</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4951823906296675509.post-3290859278866870447</id><published>2009-03-21T21:44:00.000+07:00</published><updated>2009-03-21T21:46:24.899+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Hujan Kali Ini Terasa Sepi</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Pernah pada suatu ketika di kala hujan sedang mengembara dibumi, payung&lt;br /&gt;pelangipun menampakkan wujudnya, kita sedang bersama berteduh disebuah taman&lt;br /&gt;ditengah kota yang sepi, kita duduk disebuah bangku panjang sambil menikmati&lt;br /&gt;rintihan angin yang datang menerpa. Tak pernah sebelumnya kau begitu&lt;br /&gt;terbelenggu dalam kesedihan itu. Sambil terpaku pada tiap tetes hujan kau&lt;br /&gt;memintaku sejenak memahami arti kehadiranmu. Aku hanya diam terpaku, sesaat&lt;br /&gt;setelahnya aku beranjak dalam hujan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Aku tak ingin terhempas dalam kesalahan yang sama*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berlalu tanpa mampu menatap tangismu lagi karena ku sadari telah nodai&lt;br /&gt;sebentuk pengabdian itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Akupun tak mampu memaafkan diriku sendiri&lt;br /&gt;*&lt;br /&gt;Hujanpun menerpa wajahku, derasnya sangat menyakitkan sampai menuju ke ujung&lt;br /&gt;jantungku. Dan hujan kali ini terasa sunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&lt;br /&gt;Regards,&lt;br /&gt;Hapsari Wirastuti Susetianingtyas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Education Center&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4951823906296675509-3290859278866870447?l=rainzeducenter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainzeducenter.blogspot.com/feeds/3290859278866870447/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4951823906296675509&amp;postID=3290859278866870447&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4951823906296675509/posts/default/3290859278866870447'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4951823906296675509/posts/default/3290859278866870447'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainzeducenter.blogspot.com/2009/03/hujan-kali-ini-terasa-sepi.html' title='Hujan Kali Ini Terasa Sepi'/><author><name>Al-Mujahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14531980144247679799</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4951823906296675509.post-3144835438810276304</id><published>2009-03-21T19:35:00.000+07:00</published><updated>2009-03-21T19:41:52.340+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Mudah Gembira, Kenapa Tidak?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;By: agussyafii&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada diri orang yang mudah gembira, dia akan sulit menderita. Tubuh kita selalu mengikuti hati kita. Jika hati kita mudah gembira akan menjauhkan diri dari penderitaan. Hati itulah sumber akhlak. Akhlak bukanlah perilaku, tetapi keadaan batin seseorang yang menjadi sumber lahirnya perbuatan dimana perbuatan itu lahir dengan mudah dan spontan tanpa berfikir untung rugi. Orang yang berakhlak mulia pastilah mulia pula perbuatannya, tutur katanya bahkan yang dituliskannya juga menentramkan hati setiap orang yang membacanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;banyak orang yang jika saya hari ini sudah tersenyum berapa kali. Susah menjawabnya sebab senyuman mampir menjadi barang langka, tapi tidak bagi orang yang mengerti cara menikmati hidup maka dia akan mudah tersenyum pada siapapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang terpelajar dengan kehidupannya yang sederhana ditengah usianya yang setengah abad makin tambah kesibukkan dengan berbagai aktifitas masih juga energik. Saya tanyakan bagaimana resep menjaga staminanya. Dia katakan, "Jika kita mudah gembira maka kita mudah bahagia, semua kegiatan selalu menyenangkan. Semakin bertambah usia, semakin menikmati hidup. maka terjauh dari segala penyakit dan penderitaan. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&lt;br /&gt;Sudahkah anda bergembira hari ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam,&lt;br /&gt;agussyafii&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-&lt;br /&gt;Tulisan ini dibuat dalam rangka program kegiatan "Amalia Cinta Rasul" (ACR), Hari Kamis, tanggal 26 Maret 2009 di Rumah Amalia, Jl. Subagyo Blok ii 1, no.23 Komplek Peruri, RT 001 RW 09, Sud-Tim, Ciledug. TNG. silahkan kirimkan dukungan dan komentar anda di 087 8777 12 431,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Education Center&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4951823906296675509-3144835438810276304?l=rainzeducenter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://agussyafii.blogspot.com/' title='Mudah Gembira, Kenapa Tidak?'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainzeducenter.blogspot.com/feeds/3144835438810276304/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4951823906296675509&amp;postID=3144835438810276304&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4951823906296675509/posts/default/3144835438810276304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4951823906296675509/posts/default/3144835438810276304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainzeducenter.blogspot.com/2009/03/mudah-gembira-kenapa-tidak.html' title='Mudah Gembira, Kenapa Tidak?'/><author><name>Al-Mujahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14531980144247679799</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4951823906296675509.post-8447869308714248608</id><published>2009-03-21T19:33:00.000+07:00</published><updated>2009-03-21T19:35:18.974+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Potensi Diri</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;By: agussyafi&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setiap Manusia memiliki potensi diri. Dalam bentuk fisik, intelektual, emosional dan spiritual yang berbeda-beda kapasitasnya. Ada orang yang sangat intelek, tetapi emosinya tidak stabil. Yang lain emosinya sangat terkendali tetapi intelektualitasnya kurang. Ada juga orang yang menonjol justeru potensi spiritualitasnya . Perilaku manusia dalam keseharian mencerminkan aktualitas dari potensi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada orang yang berwajah garang tetapi hatinya lembut, ada orang yang fisiknya kecil dan nampak lemah tetapi hatinya bergejolak penuh dengan kebencian dan dendam. Demikian juga halnya dengan corak cinta, ada seorang lelaki yang jika jatuh cinta kepada seorang wanita, ia merasa harus menguasai dan memonopoli secara total lahir batin, tidak boleh sedikitpun si wanita memiliki perhatian kepada selain dirinya. Ia sangat pecemburu, dan jika ia gagal memiliki wanita yang dicintainya itu maka ia memilih menghancurkan sang kekasih daripada harus melihat ia dimiliki oleh orang lain. Di sisi lain, ada seorang lelaki pecinta yang sangat penuh pengertian, ia sangat memaklumi dan sangat memaafkan atas kekurangan sang kekasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia bukan saja tidak bermaksud menguasai tetapi justeru selalu ingin memberi kepada kekasihnya apa yang menjadi keinginannya, . Ia sangat berbahagia jika bisa memberikan kesenangan kepada kekasihnya, meski untuk itu ia menderita. Nah cinta itu ada di dalam hati. Hadis Nabi menyebutkan bahwa di dalam tubuh setiap manusia ada qalbu (hati) yang&lt;br /&gt;menjadi penentu kualitas manusia, jika qalbu nya baik maka seluruh ekpressinya baik, sebaliknya jika qalbu nya buruk maka buruk pula ekpressi orang itu. Orang suka berkata; dalamnya laut dapat di duga, dalamnya hati siapa yang tahu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isi hati manusia sungguh sangat sangat banyak dan beragam, diantaranaya adalah cinta. Dapat dipastikan bahwa tidak ada satupun keterangan yang obyektip tentang hati manusia yang berasal dari manusia, karena semua manusia bersifat subyektif, oleh karena itu keterangan yang paling obyektif tentang hati manusia hanya yang berasal dari sang Pencipta hati itu sendiri, yaitu Alloh SWT, dan keterangan itu ada di dalam kitab suci Al Quran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam,&lt;br /&gt;agussyafii&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&lt;br /&gt;Tulisan ini dibuat dalam rangka program kegiatan "Amalia Cinta Rasul" (ACR), Hari Kamis, tanggal 26 Maret 2009 di Rumah Amalia, Jl. Subagyo Blok ii 1, no.23 Komplek Peruri, RT 001 RW 09, Sud-Tim, Ciledug. TNG. silahkan kirimkan dukungan dan komentar anda di 087 8777 12 431,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Education Center&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4951823906296675509-8447869308714248608?l=rainzeducenter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainzeducenter.blogspot.com/feeds/8447869308714248608/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4951823906296675509&amp;postID=8447869308714248608&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4951823906296675509/posts/default/8447869308714248608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4951823906296675509/posts/default/8447869308714248608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainzeducenter.blogspot.com/2009/03/potensi-diri.html' title='Potensi Diri'/><author><name>Al-Mujahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14531980144247679799</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4951823906296675509.post-4179745258652260222</id><published>2009-03-20T18:08:00.000+07:00</published><updated>2009-03-20T18:18:05.758+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>Mujahid...</title><content type='html'>Bangkit...Hai Mujahid...&lt;br /&gt;Jangan ragu hancurkan musuh-musuh Allah...&lt;br /&gt;pastikan itu... adalah jihad dijalan-Nya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandanglah kedepan...&lt;br /&gt;Syahid itu tujuan mulia...&lt;br /&gt;menjadi Syuhada di hari penuh pengharapan...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Education Center&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4951823906296675509-4179745258652260222?l=rainzeducenter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainzeducenter.blogspot.com/feeds/4179745258652260222/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4951823906296675509&amp;postID=4179745258652260222&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4951823906296675509/posts/default/4179745258652260222'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4951823906296675509/posts/default/4179745258652260222'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainzeducenter.blogspot.com/2009/03/mujahid.html' title='Mujahid...'/><author><name>Al-Mujahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14531980144247679799</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4951823906296675509.post-3871084904547644411</id><published>2008-12-04T05:23:00.000+07:00</published><updated>2008-12-04T05:29:03.072+07:00</updated><title type='text'>Penemu Konsep Algoritma</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; color: purple;"&gt;Asal-usul kata Algoritma &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; color: purple;"&gt;Istilah algoritma, mungkin bukan sesuatu yang asing bagi kita. Teman-teman ada yang tahu arti kata 'algoritma'? Ditinjau dari asal-usul katanya, kata 'Algoritma' mempunyai sejarah yang agak aneh. Orang hanya menemukan kata Algorism yang berarti proses menghitung dengan angka Arab. Seseorang dikatakan 'Algorist' jika menghitung menggunakan angka Arab. &lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; ahli bahasa berusaha menemukan asal kata ini namun hasilnya kurang memuaskan. Akhirnya para ahli sejarah matematika menemukan asal kata tersebut yang berasal dari nama penulis buku Arab terkenal, yaitu Abu Abdullah Muhammad Ibnu Musa Al-Khuwarizmi dibaca orang barat menjadi Algorism. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; color: purple;"&gt;Definisi Algoritma &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; color: purple;"&gt;Definisi Algoritma adalah "langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis". Contoh sederhana adalah penyusunan sebuah resep makanan, yang biasanya terdapat langkah-langkah cara memasak masakan tersebut. Tapi, algoritma umumnya digunakan untuk membuat diagram alur (flowchart) dalam ilmu komputer / informatika. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; color: purple;"&gt;Penemu konsep Algoritma dan Aljabar &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; color: purple;"&gt;Penemunya adalah seorang ahli matematika dari &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;uzbekistan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; yang bernama Abu Abdullah Muhammad Ibn Musa al-Khwarizmi. Di literatur barat, beliau lebih terkenal dengan sebutan Algorism. Panggilan inilah yang kemudian dipakai untuk menyebut konsep algoritma yang ditemukannya. Abu Abdullah Muhammad Ibn Musa al-Khwarizmi (770-840) lahir di Khwarizm (Kheva), &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:City&gt; di selatan sungai Oxus (sekarang &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Uzbekistan&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;) tahun 770 masehi. Kedua orangtuanya kemudian pindah ke sebuah tempat di selatan &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:City&gt; &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Baghdad&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; (Irak), ketika ia masih kecil. Khwarizm dikenal sebagai orang yang memperkenalkan konsep algoritma dalam matematika, konsep yang diambil dari nama belakangnya. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; color: purple;"&gt;Al khwarizmi juga adalah penemu dari beberapa cabang ilmu &lt;/span&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1026" type="#_x0000_t75" alt="" style="'position:absolute;" allowoverlap="f"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\Guest\LOCALS~1\Temp\msohtml1\02\clip_image001.gif" title="khwarizmi2"&gt;  &lt;w:wrap type="square"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/Guest/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/02/clip_image001.gif" shapes="_x0000_s1026" align="left" height="100" width="100" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1027" type="#_x0000_t75" alt="" style="'position:absolute;margin-left:297pt;" allowoverlap="f"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\Guest\LOCALS~1\Temp\msohtml1\02\clip_image002.gif" title="flow"&gt;  &lt;w:wrap type="square"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/Guest/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/02/clip_image002.gif" shapes="_x0000_s1027" align="left" height="290" width="175" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; color: purple;"&gt;matematika yang dikenal sebagai astronom dan geografer. Ia adalah salah satu ilmuwan matematika terbesar yang pernah hidup, dan tulisan-tulisannya sangat berpengaruh pada jamannya. Teori aljabar juga adalah penemuan dan buah pikiran Al khwarizmi. Nama aljabar diambil dari bukunya yang terkenal dengan judul "Al Jabr Wa Al Muqabilah". Ia mengembangkan tabel rincian trigonometri yang memuat fungsi sinus, kosinus dan kotangen serta konsep diferensiasi. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; color: purple;"&gt;Pengaruhnya dalam perkembangan matematika, astronomi dan geografi tidak diragukan lagi dalam catatan sejarah. Pendekatan yang dipakainya menggunakan pendekatan sistematis dan logis. Dia memadukan pengetahuan dari Yunani dengan Hindu ditambah idenya sendiri dalam mengembangkan matematika. Khwarizm mengadopsi penggunaan angka nol, dalam ilmu aritmetik dan sistem desimal. Beberapa bukunya banyak diterjemahkan kedalam bahasa latin pada awal abad ke-12, oleh dua orang penerjemah terkemuka yaitu Adelard &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Bath&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; dan Gerard Cremona. Risalah-risalah aritmetikanya, seperti Kitab al-Jam'a wal-Tafreeq bil Hisab al-Hindi, Algebra, Al-Maqala fi Hisab-al Jabr wa-al-Muqabilah, hanya dikenal dari translasi berbahasa latin. Buku-buku itu terus dipakai hingga abad ke-16 sebagai buku pegangan dasar oleh universitas-universitas di Eropa. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; color: purple;"&gt;Buku geografinya berjudul Kitab Surat-al-Ard yang memuat peta-peta dunia pun telah diterjemahkan kedalam bahasa Inggris. Buah pikir Khwarizmi di bidang geografi juga sangat mengagumkan. Dia tidak hanya merevisi pandangan Ptolemeus dalam geografi tapi malah memperbaiki beberapa bagiannya. Tujuh puluh orang geografer pernah bekerja dibawah kepemimpinan Al khwarizmi ketika membuat peta dunia pertama di tahun 830. Ia dikisahkan pernah pula menjalin kerjasama dengan Khalifah Mamun Al-Rashid ketika menjalankan proyek untuk mengetahui volume dan lingkar bumi. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; color: purple;"&gt;&lt;a href="http://www.ilmukomputer.com/"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Sumber : IlmuKomputer.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Education Center&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4951823906296675509-3871084904547644411?l=rainzeducenter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainzeducenter.blogspot.com/feeds/3871084904547644411/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4951823906296675509&amp;postID=3871084904547644411&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4951823906296675509/posts/default/3871084904547644411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4951823906296675509/posts/default/3871084904547644411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainzeducenter.blogspot.com/2008/12/penemu-konsep-algoritma.html' title='Penemu Konsep Algoritma'/><author><name>Al-Mujahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14531980144247679799</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4951823906296675509.post-7497725153541579077</id><published>2008-05-11T07:35:00.001+07:00</published><updated>2008-07-05T16:17:57.360+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Novel'/><title type='text'>Novel</title><content type='html'>&lt;pre&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt; Langit sore kali ini sepertinya tidak bersahabat dengan orang-orang.&lt;br /&gt;Tanpa permisi, langit menurunkan hujan deras sekali. Dengan&lt;br /&gt;terburu-buru Laurya turun dari mobil, mau menerobos pintu masuk Mini&lt;br /&gt;Market yang&lt;br /&gt;sudah buka tiap harinya.&lt;br /&gt;Saat Laurya jalan di luar teras, keluar Sendy dari pintu depan Mini&lt;br /&gt;Market. Dengan tidak sengaja mereka pun saling menabrak&lt;br /&gt;Aw,sambar Laurya yang berada tepat di depan Sendy. Kalo&lt;br /&gt;jalan liat-liat dong.&lt;br /&gt;Mestinya loe, barang gue  pada jatuh nih, balas Sendy gak mau&lt;br /&gt;kalah.&lt;br /&gt;Begitu Laurya mau menjawab, ia mendadak terdiam. Matanya terpaku&lt;br /&gt;lurus mengahadap wajah Sendy, ia terus memandang Sendy dari ujung&lt;br /&gt;kepala&lt;br /&gt;sampai ujung kaki.&lt;br /&gt;Gila, ini cowok cakep banget. Bibir merah yang tipis, hidung&lt;br /&gt;mancung, halis tebal, mata coklat sipit, wajah manis dengan kulit&lt;br /&gt;putih&lt;br /&gt;bercahaya. Apalagi kaos putih dan&lt;br /&gt;celana jeans biru yang dipake. Mirip&lt;br /&gt;Ariel abizz, gokilnya lagi mode rambut britisnya kaya Joseph Han. Klo&lt;br /&gt;dibilang sich, semua gaya artis ada pada dirinya. Gak ada tuh cowok&lt;br /&gt;sekeren&lt;br /&gt;dia di sekolah! pekik Laurya dalam hati.&lt;br /&gt;Alow, kok ngelamun? Laurya tersenyum campur kaget. Wajahnya&lt;br /&gt;memerah.&lt;br /&gt;Lain kali kalo jalan pake mata jangan pake lutut, tegur Sendy&lt;br /&gt;sambil mengambil barang belanjaan yang terjatuh di lantai.&lt;br /&gt; Sorry gue gak tahu. Apa perlu gue batuin? ujar Laurya nyengir.&lt;br /&gt;Laurya lekas mengambil barang-barang Sendy, tanpa sengaja kedua&lt;br /&gt;tangan dari mereka saling memegang barang yang sama. Sorot mata Laurya&lt;br /&gt;terus&lt;br /&gt;memandang wajah Sendy dengan tebar senyum termanisnya. Sementara Sendy&lt;br /&gt;tak kuasa tuk melepasakan tangan Laurya. Lama setelah itu, mereka diam&lt;br /&gt;tersipu malu. Namun percekcokan terjadi kembali.&lt;br /&gt;Senyum loe jelek juga ya, Sendy memandang Laurya dengan sorot&lt;br /&gt;mata tidak suka. Asal loe tau&lt;br /&gt;gue nggak suka cara loe seyum,&lt;br /&gt;bentak Sendy.&lt;br /&gt;Ih, gr banget jadi orang. Ngapain juga gue seyum ama loe. Yang ada&lt;br /&gt;senyuman loe lebih jelek daripada gue. balasnya kembali.&lt;br /&gt;Lo tuh yang lebih jelek, jawabnya membereskan barang.&lt;br /&gt;Terambil sudah semua barang belanjaan Sendy. Mereka mulai bangkit tuk&lt;br /&gt;berdiri. Hujan deras membasahi baju Sendy dan Laurya. Tubuh mereka pun&lt;br /&gt;saling membalik. Tak diduga tas Laurya mengait baju Sendy, ia pun&lt;br /&gt;terdorong dipeluklah tubuh Laurya. Tatapan mata terjadi diantara&lt;br /&gt;mereka.&lt;br /&gt;Deg-deg! Bunyi jantung memekakkan telinga. Jantung seakan dicabut&lt;br /&gt;paksa dari tempatnya. Lidah yang kelu, tak mampu berkata-kata.&lt;br /&gt;Laurya terasa enggan tuk melepaskan Sendy. Tapi hujan membuat dia&lt;br /&gt;kedinginan. Lepas sudah tatapan mereka. Laurya lari menuju Mini market&lt;br /&gt;dengan senyum dibibirnya. 2 menit setelah itu ia berbalik badan. Tak&lt;br /&gt;terpikir olehnya siapa gerangan cowok itu.&lt;br /&gt;Terpampang dikaosnya nama&lt;br /&gt;cowok itu.&lt;br /&gt;Sendy? kata Brenda dengan nada suara pelan.&lt;br /&gt;Sendy yang saat itu tertegun kebingungan, akhirnya pergi tanpa&lt;br /&gt;meninggalkan pesan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laurya kaget setengah mati. Disaat hujan turun, ia bertemu cowok&lt;br /&gt;keren. Sayangnya cowok tersebut narsis pikirnya. Tapi perginya Sendy&lt;br /&gt;membuat hatinya penuh teka-teki. Entah mengapa itu, ia merasa ada yang&lt;br /&gt;bergejolak dalam hatinya. Sungguh enggan tuk membiarkan Sendy pergi.&lt;br /&gt;Beban&lt;br /&gt;berton-ton seakan menggalaungi lehernya. Kerongkongan serasa perih.&lt;br /&gt;Ada&lt;br /&gt;tangis yang menyesak keluar. Namun pertemuannya dengan Sendy membuat&lt;br /&gt;Brenda senang kegirangan seakan turun hujan uang dari langit. Hah!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi nan sejuk. Laurya sedang asyik melamun sambil berjalan menuju&lt;br /&gt;kelas.&lt;br /&gt;Pagi  Rya! sapa Mendi dari belakang sambil menepuk kedua bahu&lt;br /&gt;yang tampak menunduk lesu.. Laurya diam tak menjawab.&lt;br /&gt;Loe ngelamun? hati-hati entar kemasukan syetan&lt;br /&gt;baru tau rasa,&lt;br /&gt;tegur Mendi bercanda.&lt;br /&gt;Ah Mendi loe bisa aja, balas Laurya tidak bersemangat.&lt;br /&gt;Pagi ini loe aneh, gak biasanya sahabatku yang mungil ini diam&lt;br /&gt;melamun, pipi gemasnya dicibir Mendi.&lt;br /&gt;Sakit tau, senyum tampak kembali di wajah Laurya.&lt;br /&gt;Teringat akan sesuatu, Mendipun  menghadap tubuh Laurya.&lt;br /&gt;Loe tau nggak pagi ini ada gosip apa, sekolah kita kedatangan anak&lt;br /&gt;cowok baru pindahan Jakarta loh. Katanya sich dia jago basket,&lt;br /&gt;hebatnya lagi dia juara oliampide Matematika tingkat nasional. Apa loe&lt;br /&gt;gak&lt;br /&gt;tertarik, kata Mendi centil.&lt;br /&gt;Oh ya!jawabnwqya cuek.&lt;br /&gt;Ayolah Rya loe kan cantik banyak cowok yang ngantri nunggu loe.&lt;br /&gt;Masa cowok cakep pintar kaya Sendy yang mirip Ariel loe  nggak mau&lt;br /&gt;juga, ocehnya lagi.&lt;br /&gt;Sendy? pikirnya kaget.&lt;br /&gt;Jadi anak pindahan itu namanya  Sendy. Klo gitu sekarang dia&lt;br /&gt;dimana? Tanya Laurya.&lt;br /&gt;Tadi gue liat dia di lapangan basket.&lt;br /&gt;Laurya gegas lari menuju&lt;br /&gt;lapangan.&lt;br /&gt;Rya, mau kemana? teriak Mendi.&lt;br /&gt;Tanpa pikir panjang Laurya mencari Sendy. Rasa penasaran muncul pada&lt;br /&gt;dirinya.&lt;br /&gt;Ketika Laurya lari sekuat tenaga tubuhnya menabrak seseorang dan&lt;br /&gt;Laurya pun akhirnya terjatuh&lt;br /&gt;Ao, sakit.&lt;br /&gt;Punya mata gak sich, bentak Sendy yang sama-sama kesakitan.&lt;br /&gt;Loe? Kok mesti loe lagi yang gue tabrak.&lt;br /&gt;Ngapain  disini.&lt;br /&gt;Loe sendiri.&lt;br /&gt;Apa urusan loe tentang gue.&lt;br /&gt;Kemarin?&lt;br /&gt;Oh itu, gue males ngebahasnya, jawab Sendy sinis.&lt;br /&gt;Sorry, gue ada urusan, Sendy tiba-tiba pergi dari hadapan&lt;br /&gt;Laurya.&lt;br /&gt;Loh, urusan kita belum selesai! pinta Laurya yang  heran&lt;br /&gt;melihat Sendy pergi  menghilang. &lt;br /&gt;Lama setelah itu Mendi datang. Dipegang kedua pundak Laurya.&lt;br /&gt;Rya, ternyata loe disini. Bel masuk udah bunyi tuh, kita ke kelas&lt;br /&gt;yuk, ajak Mendi ramah.&lt;br /&gt;Ya deh teman centilku yang baik, balasnya gokil.&lt;br /&gt;Tadi gue liat, loe ngobrol sama Sendy ya? kayanya&lt;br /&gt;serius, apa&lt;br /&gt;mungkin kalian sudah kenal  atau jangan-jangan kalian pacaran secara&lt;br /&gt;diam-diam.&lt;br /&gt;hus jangan asal ngeyel, ujar Brenda matanya melirik&lt;br /&gt;kesekeliling.&lt;br /&gt;Brenda dan Mendi pun segera ke kelas. Dengan tenang Brenda melupakan&lt;br /&gt;peristiwa tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama sebulan lebih Laurya dan Sendy bermusuhan. Mereka bagaikan&lt;br /&gt;anjing dan kucing. Sedikit seyum tidak tampak diantara mereka. Disaat&lt;br /&gt;mereka bertemu hanya wajah sinislah yang mereka perlihatkan. Terucap&lt;br /&gt;satu&lt;br /&gt;kata pun tidak.&lt;br /&gt;Tak terasa 2 bulan Sendy sekolah. Hingga akhirnya ia diikutkan dalam&lt;br /&gt;pertandingan basket antarkelas. Perlombaan basket yang&lt;br /&gt;mempertandingkan&lt;br /&gt;antarkelas cewek dan kelas cowok. Dari pihak cowok, Sendy terpilih&lt;br /&gt;menjadi kedua team. Begitu juga Laurya, ia dipilih&lt;br /&gt;teman-temannyasebagai&lt;br /&gt;ketua team.&lt;br /&gt;Tonton aksi seru pertandingan basket antarkelas Team Sendy VS Team&lt;br /&gt;Laurya, kata seorang siswi yang sedang&lt;br /&gt;asyik membaca pengumuman&lt;br /&gt;mading sekolah.&lt;br /&gt;Sementara itu, Laurya hanya bolak-balik membalikan badan memikirkan&lt;br /&gt;pertanding besok melawan Sendy.&lt;br /&gt;Gimana dong, gue gak mungkin tanding ama cowok jutek kaya Sendy.&lt;br /&gt;Memang sih kita gak akur, tapi jujur gue cinta dia. Rasanya tak&lt;br /&gt;kuasa raga ini bila gue harus ngelawan dia. Pertandingan ini harus gue&lt;br /&gt;batalin, pekik hati Laurya.&lt;br /&gt;Laurya segera mengahadap Sendy.&lt;br /&gt;Sendy, gue rasa pertandingan ini perlu loe batalin, teriak&lt;br /&gt;Laurya yang baru saja masuk pintu kelas.&lt;br /&gt;Kenapa dibatalin, apa loe takut kalah, sindir Sendy sok tau.&lt;br /&gt;Perlu loe tau, Laurya gak kenal kata kalah.&lt;br /&gt;Trus masalahnya?&lt;br /&gt;Ya, gue pikir kenapa juga mesti loe yang jadi ketuanya.&lt;br /&gt;Sah aja kan, karena gue pemain basket  handal.&lt;br /&gt;Alah udah dech simpan rasa bangga loe, lagian nggak ada gunanya&lt;br /&gt;gue ngejelasin karena loe gak punya hati, kata egoislah yang tepat&lt;br /&gt;buat&lt;br /&gt;loe.&lt;br /&gt;Setelah&lt;br /&gt;Laurya berbicara banyak, ia pun landas pergi. Pintu kelas ia&lt;br /&gt;dorong dengan keras. Sendy tergugah melihatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semalaman Sendy tidak bisa tidur. Ia termenung di kamar atas.&lt;br /&gt;Kata-kata yang dilontar Laurya membuat Sendy bingung, hatinya gelisah,&lt;br /&gt;kenapa&lt;br /&gt;Laurya mendadak marah dan menobrak pintu sekeras mungkin. Ia menggigit&lt;br /&gt;bibir terus bertanya-tanya atas alasan apa Laurya membatalkan&lt;br /&gt;pertandingan besok. Tersadari Sendy akan kata egois yang Laurya&lt;br /&gt;ucapkan siang&lt;br /&gt;tadi. Ia merasa omongan Laurya ada benarnya. Keegoisan telah&lt;br /&gt;membutakan&lt;br /&gt;hati dan pikirannya. Karena sifat itu ia tidak mempunyai banyak teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku harus berpikir. Tapi apa? Otak gue  nggak bisa bekerja. Buntu.&lt;br /&gt;Tapi mengapa harus Laurya yang gue inget. Kata-katanya memeberi kesan&lt;br /&gt;dalam buat gue. Mungkinkah pertandingan besok harus gue batalkan&lt;br /&gt;.? gumam Sendy dengan langkah kaki yang kian tak henti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan&lt;br /&gt;paginya&lt;br /&gt;Priittt, suara peluit berbunyi tanda pertandingan segera&lt;br /&gt;dimulai.&lt;br /&gt;Suara sorak porak siswa-siswi SMAN 20 terdengar ramai. Seisi lapangan&lt;br /&gt;ricuh akan teriakan semangat para supporter.&lt;br /&gt;Babak pertama berlangsung seru. Team Sendy berhasil memasukan bola&lt;br /&gt;sebanyak 10 kali. Sementara team Laurya terus semangat mempertahankan&lt;br /&gt;scorenya (7) yang begitu minim. Disaat babak penentuan mendadak Laurya&lt;br /&gt;terlihat kelelahan. Semangatnya menurun.&lt;br /&gt;Rya, loe nggak apa-apa? tanya Alisya gelisah.&lt;br /&gt;Gue baik-baik aja, jawab Laurya  lesu.&lt;br /&gt;Loe yakin, tanyanya kembali.&lt;br /&gt;Seyum manis terlihat di bibir merah tipisnya.&lt;br /&gt;Sekilas Sendy melihat aksi Laurya. Laurya terlihat tak kuasa diri&lt;br /&gt;untuk berjalan. Keadaan Laurya membuat resah hatinya. Tanpa pikir&lt;br /&gt;panjang&lt;br /&gt;Sendy mengangkatkan kedua tangannya dan mengundurkan diri dari&lt;br /&gt;pertandingan basket. Tiba-tiba kakinya terasa sakit, sulit untuk&lt;br /&gt;digerakkan.&lt;br /&gt;Padahal&lt;br /&gt;dibalik itu kakinya baik-baik saja. Wasit pun tak bisa memaksa&lt;br /&gt;untuk lanjutkan pertandingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sorry Sen, gue gak terima atas kemenangan ini. teriak Laurya&lt;br /&gt;mendekati Sendy.&lt;br /&gt;Sendy diam seperti hilang kata-kata. Kakinya yang sedang berjalan&lt;br /&gt;hendak ia hentikan. Ia seakan tahu bahwa Laurya tidak akan suka bila&lt;br /&gt;pertandingan diperlakukan tidak adil.&lt;br /&gt;Kenapa loe diam, tanyanya kembali.&lt;br /&gt; Sen, omongan gue kemarin bukan berarti gue nyuruh loe tuk kalah&lt;br /&gt;dengan sikap loe yang konyol itu. Gue perlu kejujuran atas alasan loe&lt;br /&gt;tadi. pintanya kembali.&lt;br /&gt;Laurya terus memaksa Sendy megaku bahwa pada saat pertandingan kaki&lt;br /&gt;Sendy sama sekali tidak kesakitan. Menurutnya pertandingan tidak per&lt;br /&gt;bila Sendy tidak ikut. Kaki yang sakit hanya jadikan sebuah alasan&lt;br /&gt;belaka&lt;br /&gt;yang konyol untuk memberikan kesempatan menang pada lawan. Meski&lt;br /&gt;begitu&lt;br /&gt;Sendy tetap tidak mau menjawab. Melihat Sendy berdiam saja,&lt;br /&gt;Laurya&lt;br /&gt;semakin bingung harus berkata apa. Akhirnya dia segera meninggalkan&lt;br /&gt;ruangan. Ketika Laurya menuju pintu ke luar. Sendy mulai berbicara.&lt;br /&gt;Dia menarik napasnya dalam-dalam.&lt;br /&gt;Apa loe mau tahu alasan gue lakuin itu? tanya  Sendy gugup.&lt;br /&gt;Kenapa tidak, balasnya.&lt;br /&gt;Omongan loe kemarin ngebuat hati gue terbuka, selama gue sekolah&lt;br /&gt;nggak ada seorang pun yang berani ngatur gue termasuk ortu. Dan loe&lt;br /&gt;La,&lt;br /&gt;hanya loe gue bisa sadar akan satu hal hidup bukan untuk diri sendiri&lt;br /&gt;tapi untuk diri orang lain. Suara Sendy memenuhi kepala Laurya.&lt;br /&gt;Tetes&lt;br /&gt;air mata keluar dari mata Sendy yang tajam seperti elang.&lt;br /&gt;Gue ngerti maksud loe, tapi jangan campur adukan masalah loe dalam&lt;br /&gt;pertandingan ini.&lt;br /&gt;gue tau gue emang bodoh, kemenangan team kalianlah yang hanya bisa&lt;br /&gt;gue beri, kata Sendy terisak-isak.&lt;br /&gt;Tak lama itu, Laurya mulai memberanikan diri menghapus air mata yang&lt;br /&gt;jatuh tepat di pipi Sendy. Sendy terharu&lt;br /&gt;melihat perlakuan Laurya yang&lt;br /&gt;halus. Terasa ada kenyamanan dalam hati Sendy saat Laurya didekatnya.&lt;br /&gt;My girl? kata itu seperti dibisikkan  langsung ke telinga&lt;br /&gt;Laurya.&lt;br /&gt;Jika saja gue bisa kenal loe dari dulu. Ah, berjuta kata ingin ku&lt;br /&gt;ucapkan. Betapa banyak cerita mengeani keluh kesahku. Tapi, hanya&lt;br /&gt;isaklah&lt;br /&gt;yang keluar.&lt;br /&gt;jujur gue cinta dia, tutur hati  Sendy.&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---------------------------------&lt;br /&gt;Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;---------------------------------&lt;br /&gt;Get easy, one-click access to your favorites.  Make Yahoo! your&lt;br /&gt;homepage.&lt;br /&gt;--0-299432691-1194955997=:33456&lt;br /&gt;Content-Type: text/html; charset=iso-8859-1&lt;br /&gt;Content-Transfer-Encoding: 8bit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;div class="MsoTitle" style="margin: 0cm 0cm 0pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:130%;color:#4040ff;"&gt;JUJUR GUE&lt;br /&gt;CINTA&lt;br /&gt;DIA&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span lang="EN-US"  style="font-size:16;"&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/span&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt; &lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/div&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;div&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;  &lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;table align="left" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;tr&gt;  &lt;td  style="border: medium none rgb(216, 208, 200); padding: 0cm;color:transparent;" align="left" valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="margin: 0cm 0cm 0pt; vertical-align: baseline; line-height: 40.5pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"  style="font-size:55;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="margin: 0cm 0cm 0pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Langit&lt;br /&gt;sore kali ini&lt;br /&gt;sepertinya tidak bersahabat&lt;br /&gt;dengan orang-orang. Tanpa permisi, langit menurunkan hujan deras&lt;br /&gt;sekali. Dengan terburu-buru Laurya turun dari &lt;span id="lw_1177470220_0" style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); height: 1em;"&gt;mobil&lt;/span&gt;, mau menerobos pintu masuk Mini Market&lt;br /&gt;yang sudah buka tiap&lt;br /&gt;harinya.&lt;/span&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;  &lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Saat Laurya jalan di luar teras, keluar Sendy dari&lt;br /&gt;pintu depan Mini&lt;br /&gt;Market. Dengan tidak sengaja mereka pun saling&lt;br /&gt;menabrak&lt;/span&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/tt&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Aw,sambar Laurya&lt;br /&gt;yang berada tepat di depan Sendy. Kalo jalan liat-liat&lt;br /&gt;dong.&lt;br /&gt;Mestinya loe, barang gue&lt;br /&gt;pada jatuh nih, balas Sendy gak mau&lt;br /&gt;kalah.&lt;br /&gt;Begitu Laurya mau menjawab,ia&lt;br /&gt;mendadak terdiam. Matanya terpaku lurus mengahadap wajah Sendy, ia&lt;br /&gt;terus&lt;br /&gt;memandang Sendy dari ujung kepala sampai ujung&lt;br /&gt;kaki.&lt;br /&gt;Gila, ini cowok cakep banget. Bibir merah yang tipis, hidung mancung, halis tebal, mata&lt;br /&gt;coklat&lt;br /&gt;sipit, wajah manis dengan kulit putih bercahaya. Apalagi kaos putih&lt;br /&gt;dan&lt;br /&gt;celana jeans biru yang dipake. Mirip Ariel abizz, gokilnya lagi mode&lt;br /&gt;rambut britisnya kaya Joseph Han. Klo dibilang sich, semua gaya artis&lt;br /&gt;ada&lt;br /&gt;pada dirinya. Gak ada tuh cowok sekeren dia di sekolah!&lt;br /&gt;pekik&lt;br /&gt;Laurya dalam hati.&lt;br /&gt;Alow, kok ngelamun? Laurya tersenyum campur kaget.&lt;br /&gt;Wajahnya memerah.&lt;br /&gt;Lain kali kalo jalan pake mata jangan pake lutut, tegur Sendy&lt;br /&gt;sambil mengambil barang belanjaan yang terjatuh di&lt;br /&gt;lantai.&lt;br /&gt;Sorry gue gak tahu. Apa perlu gue batuin? ujar Laurya nyengir.&lt;br /&gt;Laurya lekas mengambil barang-barang Sendy,&lt;br /&gt;tanpa sengaja kedua tangan dari mereka&lt;br /&gt;saling&lt;br /&gt;memegang barang yang sama. Sorot mata Laurya terus memandang wajah&lt;br /&gt;Sendy dengan tebar senyum termanisnya. Sementara Sendy tak kuasa tuk&lt;br /&gt;melepasakan tangan Laurya. Lama setelah itu, mereka diam tersipu malu.&lt;br /&gt;Namun&lt;br /&gt;percekcokan terjadi kembali.&lt;br /&gt;Senyum loe jelek juga ya, Sendy&lt;br /&gt;memandang Laurya dengan sorot mata tidak suka. Asal loe tau gue&lt;br /&gt;nggak suka cara loe seyum, bentak&lt;br /&gt;Sendy.&lt;br /&gt;Ih, gr banget jadi orang.Ngapain juga&lt;br /&gt;gue seyum ama loe. Yang ada senyuman loe lebih jelek daripada gue.&lt;br /&gt;balasnya kembali. &lt; Lo tuh yang lebih jelek, jawabnya membereskan barang. Terambil sudah semua barang belanjaan Sendy. Mereka mulai bangkit tuk berdiri. Hujan deras membasahi baju Sendy dan Laurya. Tubuh mereka pun saling membalik. Tak diduga tas Laurya mengait baju Sendy, ia pun terdorong dipeluklah tubuh Laurya. Tatapan mata terjadi diantara mereka. Deg-deg! Bunyijantung memekakkan telinga. Jantung seakan dicabut paksa dari tempatnya. Lidah yang kelu, tak mampu berkata-kata. Laurya terasa enggan tuk melepaskan Sendy. Tapi hujan membuat dia kedinginan. Lepas sudah tatapan mereka. Laurya lari menuju Mini market dengan senyum dibibirnya. 2 menit setelah itu ia berbalik badan. Tak terpikir olehnya siapa gerangan cowok itu. Terpampang dikaosnya namacowokitu. Sendy? kata Brenda dengan nada suarapelan. Sendy yangsaat itu tertegun kebingungan, akhirnya pergi tanpa meninggalkanpesan. Laurya kagetsetengah mati. Disaat hujan turun, ia bertemu cowok keren. Sayangnya cowok tersebut narsis pikirnya. Tapi perginya Sendy membuat hatinya penuh teka-teki. Entah mengapa itu, ia merasa ada yang bergejolak dalam hatinya. Sungguh enggan tuk membiarkan Sendy pergi. Beban berton-ton seakan menggalaungi lehernya. Kerongkongan serasa perih. Ada tangis yang menyesak keluar. Namun pertemuannya dengan Sendy membuat Brenda senang kegirangan seakan turun hujan uang dari langit. Hah! Pagi nan sejuk. Laurya sedang asyik melamun sambilberjalanmenuju kelas. Pagi  Rya! sapa Mendi dari belakang sambilmenepuk kedua bahu yang tampak menunduk lesu.. Laurya diam tak menjawab. Loe ngelamun! hati-hati entar kemasukan syetan baru tau rasa, tegur Mendi bercanda. Ah Mendiloe bisa aja, balas Laurya tidak bersemangat. Pagiini loe aneh, gak biasanya sahabatku yang mungil ini diam melamun, pipi gemasnya dicibir Mendi. Sakit tau, senyum tampak kembali di wajahLaurya. Teringat akan sesuatu,Mendipun menghadap tubuh Laurya. Loe tau nggak pagi ini adagosip apa, sekolah kita kedatangan anak cowok baru pindahan Jakarta loh. Katanya sich dia jago basket, hebatnya lagi dia juara oliampide Matematika tingkat nasional. Apa loe gak tertarik, kata Mendi centil. Ayolah Rya loe kan cantikbanyak cowok yang ngantri nunggu loe. Masa cowok cakep pintar kayaSendy yang mirip Ariel loe  nggak mau juga,  ocehnyalagi. Sendy? pikirnyakaget. Jadi anak pindahan itu namanya Sendy. Klo gitu sekarang dia dimana? TanyaLaurya. Tadi gue liat dia dilapanganbasket, Laurya gegaslari menuju lapangan. Rya, mau kemana? teriakMendi. Tanpapikir panjang Laurya mencari Sendy. Rasa penasaran muncul pada dirinya. KetikaLaurya lari sekuat tenaga tubuhnya menabrak seseorang dan Laurya pun akhirnya terjatuh Ao, sakit. Punyamata gak sich, bentak Sendy yang sama-sama kesakitan. Loe? Kok mesti loe lagi yang gue tabrak. Ngapain Loesendiri. Apa urusan loe tentang gue. Kemarin? Oh itu, gue males ngebahasnya, jawab Sendy sinis. Sorry, gue ada urusan, Sendy tiba-tiba pergi dari hadapan Laurya. Loh, urusan kita belum selesai! pinta Laurya yang  heran melihat Sendy pergi menghilang,Lamasetelah itu Mendi datang. Dipegang kedua pundak Laurya.Rya,ternyata loe disini. Bel masuk udah bunyi tuh, kita ke kelas yuk, ajak Mendi ramah.Ya deh teman centilku yang baik, balasnya gokil.Tadi gue liat, loe ngobrol sama Sendy ya? kayanya serius, apa mungkin kalian sudah kenal atau jangan-jangan kalian pacaran secara diam-diam.husjangan asal ngeyel, ujar Brenda matanya melirik kesekeliling  kekelas. Dengan tenang Brenda melupakan peristiwa tadi. Selama sebulan lebih Laurya dan Sendy bermusuhan. Mereka bagaikan anjing dan kucing. Sedikit seyum tidak tampak diantara mereka. Disaat mereka bertemu hanya wajah sinislah yang mereka perlihatkan. Terucap satu kata pun tidak. Tak terasa 2 bulan Sendy sekolah. Hingga akhirnya ia diikutkan dalam pertandingan basket antarkelas. Perlombaan basket yang mempertandingkan antarkelas cewek dan kelas cowok. Dari pihak cowok, Sendy terpilih menjadi kedua team. Begitu juga Laurya, ia dipilih teman-temannyasebagai ketua team. Tonton aksi seru pertandingan basket antarkelas Team Sendy VS Team Laurya, kata seorang siswi yang sedang asyik membaca pengumuman mading sekolah. Sementara itu, Laurya hanya bolak-balik membalikan badan memikirkan pertanding besok melawan Sendy. Gimana dong, gue gak mungkin tanding ama cowok jutek kaya Sendy. Memang sih kita gak akur, tapi jujur gue cinta dia. Rasanya tak kuasa raga ini bila gue harus ngelawan dia. Pertandingan ini harus gue batalin, pekik hati Laurya.  mengahadap Sendy. Sendy, gue rasa pertandingan ini perlu loe batalin, teriak Laurya yang baru saja masuk pintu kelas. Perlu loe tau, Laurya gak kenal kata kalah. Trus masalahnya? Ya, gue pikir kenapa juga mesti loe yang jadi ketuanya. Sah aja kan, karena gue pemain basket   handal.Alah udah dech simpan rasa bangga loe, lagian nggak ada gunanya gue ngejelasin karena loe gak punya hati, kata egoislah yang tepat buat loe. Setelah Laurya berbicara banyak, ia pun landas pergi. Pintu kelas ia dorong dengan keras. Sendy tergugah melihatnya. Semalaman Sendy tidak bisa tidur. Ia termenung di kamar atas. Kata-kata yang dilontar Laurya membuat Sendy bingung, hatinya gelisah, kenapa Laurya mendadak marah dan menobrak pintu sekeras mungkin. Ia menggigit bibir terus bertanya-tanya atas alasan apa Laurya membatalkan pertandingan besok. Tersadari Sendy akan kata egois yang Laurya ucapkan siang tadi. Ia merasa omongan Laurya ada benarnya. Keegoisan telah membutakan hati dan pikirannya. Karena sifat itu ia tidak mempunyai banyak teman. Aku harus berpikir. nggak bisa bekerja. Buntu. Tapi mengapa harus Laurya yang gue inget. Kata-katanya memeberi kesan dalam buat gue. Mungkinkah pertandingan besok harus gue batalkan .? gumam Sendy dengan langkah kaki yang kian tak henti. Keesokan paginya Priittt, suara peluit berbunyi tanda pertandingan Suara sorak porak siswa-siswi SMAN 20 terdengar ramai. Seisi lapangan ricuh akan teriakan semangat para supporter. Babak pertama berlangsung seru. Team Sendy berhasil memasukan bola sebanyak 10 kali. Sementara team Laurya terus semangat mempertahankan scorenya (7) yang begitu minim. Disaat babak penentuan mendadak Laurya terlihat kelelahan. Semangatnya menurun. Rya, loe nggak apa-apa? tanya Alisya gelisah. Loe yakin, tanyanya kembali. Seyum manis terlihat di bibir merah tipisnya. Sekilas Sendy melihat aksi Laurya. Laurya terlihat tak kuasa diri untuk berjalan. Keadaan Laurya membuat resah hatinya. Tanpa pikir panjang Sendy mengangkatkan kedua tangannya dan mengundurkan diri dari pertandingan basket. Tiba-tiba kakinya terasa sakit, sulit untuk digerakkan. Padahal dibalik itu kakinya baik-baik saja. Wasit pun tak bisa memaksa untuk lanjutkan pertandingan. Sorry Sen, gue gak terima atas kemenangan ini. teriak Laurya mendekati Sendy. Sendy diam seperti hilang kata-kata. Kakinya yang sedang berjalan hendak ia hentikan. Ia seakan tahu bahwa Laurya tidak akan suka bila pertandingan diperlakukan tidak adil. Kenapa loe diam, tanyanya kembali. Sen, omongan gue kemarin bukan berarti gue nyuruh loe tuk kalah dengan sikap loe yang konyol itu. Gue perlu kejujuran atas alasan loe tadi. pintanya kembali. Laurya terus memaksa Sendy megaku bahwa pada saat pertandingan kaki Sendy sama sekali tidak kesakitan. Menurutnya pertandingan tidak per bila Sendy tidak ikut. Kaki yang sakit hanya jadikan sebuah alasan belaka yang konyol untuk memberikan kesempatan menang pada lawan. Meski begitu Sendy tetap tidak mau menjawab. Melihat Sendy berdiam saja, Laurya semakin bingung harus berkata apa. Akhirnya dia segera meninggalkan ruangan. Ketika Laurya menuju pintu ke luar. Sendy mulai berbicara.Dia menarik napasnya dalam-dalam. Apa loe mau tahu alasan gue lakuin itu? tanya Kenapa tidak, balasnya. Omongan loe kemarin ngebuat hati gue terbuka, selama gue sekolah nggak ada seorang pun yang berani ngatur gue termasuk ortu. Dan loe La, hanya loe gue bisa sadar akan satu hal hidup bukan untuk diri sendiri tapi untuk diri orang lain. Suara Sendy memenuhi kepala Laurya. Tetes air mata keluar dari mata Sendy yang tajam seperti elang. Gue ngerti maksud loe, tapi jangan campur adukan masalah loe dalam pertandingan ini. gue tau gue emang bodoh, kemenangan team kalianlah yang hanya bisa gue beri, kata Sendy terisak-isak.  Tak lama itu,  Laurya mulai memberanikan diri menghapus air mata yang jatuh tepat di pipi Sendy. Sendy terharu melihat perlakuan Laurya yang halus. Terasa ada kenyamanan dalam hati Sendy saat Laurya didekatnya. Mygirl? kata itu seperti dibisikkan langsung ke telinga Laurya. Jika saja gue bisa kenal loe dari dulu. Ah, berjuta kata ingin ku ucapkan. Betapa banyak cerita mengeani keluh kesahku. Tapi, hanya isaklah yang keluar. jujur gue cinta dia, tutur hati  Sendy. Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?&lt;/span&gt;&lt;/tt&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/tt&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/tt&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/pre&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Education Center&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4951823906296675509-7497725153541579077?l=rainzeducenter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainzeducenter.blogspot.com/feeds/7497725153541579077/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4951823906296675509&amp;postID=7497725153541579077&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4951823906296675509/posts/default/7497725153541579077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4951823906296675509/posts/default/7497725153541579077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainzeducenter.blogspot.com/2008/05/novel.html' title='Novel'/><author><name>Al-Mujahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14531980144247679799</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4951823906296675509.post-3260691335496067406</id><published>2008-04-28T16:03:00.003+07:00</published><updated>2008-07-05T16:25:42.333+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>Tips-sederhana penulisan artikel nonfiksi</title><content type='html'>&lt;h2&gt;&lt;a href="http://www.belajarmenulis.com/category/kiat-penulisan" title="View all posts in Kiat Penulisan" rel="category tag"&gt;Kiat Penulisan&lt;/a&gt;,  &lt;a href="http://www.belajarmenulis.com/category/nonfiksi" title="View all posts in Nonfiksi" rel="category tag"&gt;Nonfiksi&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;     &lt;div class="postmeta"&gt;    &lt;/div&gt;     &lt;div class="entry"&gt;      &lt;p&gt;Menulis artikel nonfiksi sebenarnya jauh lebih mudah ketimbang fiksi (cerpen, novel, dst). Kiat dasarnya cukup sederhana. Kita hanya membutuhkan “bahan dasar” sebagai berikut:&lt;span id="more-4"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Ide&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berpikir sistematis&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Data (ini cukup relatif, karena ada juga artikel yang bisa ditulis tanpa harus mencari data)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Fokus pada masalah. Jangan suka melebarkan topik ke mana-mana.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Satu alinea = satu ide.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;Jika kelima poin ini sudah kita miliki, maka Insya Allah menulis nonfiksi bisa menjadi pekerjaan yang sangat mudah.Untuk lebih jelasnya, mari kita pelajari contoh sederhana ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;1. Ide&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ide itu ada di mana-mana. Kali ini, kita mengambil contoh ide yang sederhana saja, yakni: “saya ingin membaca buku sebanyak-banyaknya, tapi saya tidak punya waktu dan tidak punya uang untuk membeli buku yang banyak.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nah, ini adalah ide yang cukup bagus dan bisa kita angkat menjadi sebuah tulisan. Di dalam ide ini terdapat sebuah masalah yang dapat kita kembangkan nantinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;2. Berpikir sistematis&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah idenya ketemu, saatnya kita berpikir sistematis. Menurut saya, berpikir sistematis ini penting sekali. Salah satu kegagalan para penulis pemula adalah: mereka belum terbiasa berpikir secara sistematis. Akibatnya, mereka punya ide, tapi bingung harus mulai dari mana, bagaimaan cara mengembangkannya, dan seterusnya. Karena itu, kalau kita ingin jadi seorang penulis nonfiksi yang berhasil, cobalah mulai berlatih berpikir sistematis. Begitu ada ide, kita analisis dia secara runut, poin per poin, langkah demi langkah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari contoh di atas, mari kita coba mengembangkannya berdasarkan pemikiran yang sistematis:&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Saya berpendapat bahwa membaca itu sangat penting. Karena itu, saya harus membaca buku sebanyak-banyaknya. Tapi saya punya kendala nih.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kendala #01: Saya tak punya waktu yang banyak. Saya kan sibuk, banyak kerjaan, dst…&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kendala #02: Uang saya terbatas, sehingga saya tidak bisa membeli buku yang banyak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Alternatif pemecahan masalah: &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pinjam di perpustakaan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pinjam buku ke teman. Perluas pergaulan sehingga makin banyak teman yang bisa meminjamkan buku.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membaca ketika dalam perjalanan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membaca di sela-sela tugas kantor.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sering-sering browsing di internet.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dan seterusnya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pembahasan terhadap “alternatif pemecahan masalah”: &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Tentang pinjam di perpustakaan: Wah, tidak bisa! Saya juga tak punya waktu untuk minjam ke perpustakaan. Lagipula, saya seringkali belum membaca bukunya, padahal sudah saatnya dikembalikan lagi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tentang pinjam ke teman: wah, teman saya sedikit. Saya kan orangnya kuper.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dan seterusnya…&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pemecahan masalah secara menyeluruh.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kesimpulan&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;Nah, dari sistem berpikir sistematis tersebut, kita sudah menemukan KERANGKA KARANGAN. Ya, kerangka karangan ini sangat penting, karena dari sini kita bisa mengembangkan tulisan. Kerangka tulisan ini bisa kita tulis di kertas, atau cukup disimpan di kepala saja. Terserah kita memilih yang mana, tergantung kebiasaan dan kemampuan masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;3. Data&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Alangkah bagusnya jika tulisan ini kita lengkapi dengan data pendukung. Misalnya: berapa koleksi buku yang telah saya miliki, berapa rata-rata harga buku. Dari total penghasilan saya, berapa rupiah yang dapat saya sisihkan untuk membeli buku. Dan seterusnya. Data ini akan membuat tulisan kita lebih “kaya”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;4. Fokus. Jangan melebarkan topik&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nah, ini adalah masalah yang seringkali tidak kita sadari ketika menulis. Sebab, kita merasa bahwa apa yang kita tulis masih berhubungan dengan tema utamanya, padahal sebenarnya tidak terlalu berhubungan, dan tidak perlu dibahas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Misalnya begini:&lt;br /&gt;Ketika menulis tentang ide di atas (kendala saya dalam membaca buku), kita tanpa sadar membahas tentang “gerakan gemar membaca yang dicanangkan pemerintah.” Kita uraikan tema ini panjang lebar, ditambah berbagai data penunjang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hm, kalau tema ini dibahas sekilas saja, mungkin tidak terlalu masalah, karena justru bisa menjadi penguat argumen kita bahwa membaca itu memang sangat penting. Dan memang, tema “gerakan gemar membaca” ini masih berkaitan erat dengan ide yang sedang kita tulis. Masalahnya adalah, jika kita mulai membahas tema tambahan ini secara panjang lebar, tulisan kita menjadi tidak fokus lagi. Di dalamnya sudah ada dua tema besar yang sama-sama kuat. Dan pembaca nantinya akan bingung, “si penulis ini sebenarnya sedang membahas apa, sih?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;5. Satu ide dalam satu alinea/paragraf&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ini sebenarnya sudah kita ketahui bersama, karena sudah diajarkan dalam pelajaran Bahasa Indonesia sejak SD. Tapi mungkin kita sudah lupa atau kurang membiasakan diri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk jadi penulis yang baik, menaati asas “satu ide satu alinea” itu sangat penting, dan sangat membantu kita untuk bisa fokus pada ide utama tulisan, untuk membuat tulisan yang sistematis. Kalau asas ini kita langgar, bisa saja idenya berloncatan dari sana ke mari. Ide A sudah dibahas di alinea 1, eh.. dibahas lagi di alinea 7. Ide B dibahas bersama ide A di alinea 1, lalu ide B muncul lagi di alinea 9. Demikian seterusnya. Kan jadi mumet membacanya!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk membuat tulisan yang menaati rumus “satu alinea = satu ide”, sebenarnya sangat mudah, dan juga sudah kita dapatkan dalam pelajaran Bahasa Indonesia ketika SD dulu. Caranya: Buatlah satu kalimat sebagai kalimat pokok. Lalu buat kalimat-kalimat lainnya sebagai penjelasan atau pengembangan dari kalimat pokok ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Contoh:&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Membaca buku adalah pekerjaan wajib bagi setiap penulis. Tanpa membaca, tulisan mereka akan kering, tidak kaya karena miskin referensi. Semakin banyak membaca buku, maka semakin banyak bahan atau ide yang didapatkan oleh si penulis.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Kalimat pokok pada alinea di atas adalah “Membaca buku adalah pekerjaan wajib bagi setiap penulis.” Selebihnya hanyalah penjelasan atau pengembangannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berikut adalah contoh alinea yang jelek karena di dalamnya terdapat lebih dari satu ide.&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Membaca buku adalah pekerjaan wajib bagi setiap penulis. Selain itu, penulis juga harus pintar-pintar mencari inspirasi. Inspirasi itu datangnya bisa dari mana saja. Dengan membaca, penulis akan mendapat inspirasi yang banyak. Kalau inspirasi Anda sedang macet, cobalah berdiskusi dengan teman-teman Anda.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Coba Anda perhatikan. Alinea ini sangat tidak fokus pada satu ide, dan terkesan seperti ringkasan deri sebuah tulisan yang panjang. Hindarilah teknik penulisan yang seperti itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;* * *&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nah, menurut saya, inilah tips utama dalam menulis karya nonfiksi. Selanjutnya, yang dibutuhkan hanyalah latihan dan penambahan jam terbang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai referensi tambahan, kamu dapat menyimak artikel &lt;a href="http://members.tripod.com/%7Elklivingston/essay/" target="_blank"&gt;Guide to writing basic essay&lt;/a&gt;. Berikut ringkasannya:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;These simple steps will guide you through the essay writing process:&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;Decide on your topic.&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;Prepare an outline or diagram of your ideas.&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;Write your thesis statement.&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;Write the body.&lt;br /&gt;- Write the main points.&lt;br /&gt;-  Write the subpoints.&lt;br /&gt;- Elaborate on the subpoints.&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;Write the introduction.&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;Write the conclusion.&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;Add the finishing touches.&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Ok deh, semoga bermanfaat dan maaf bila tidak berkenan.&lt;em&gt;Jonru &lt;/em&gt;&lt;/p&gt;     &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Education Center&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4951823906296675509-3260691335496067406?l=rainzeducenter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainzeducenter.blogspot.com/feeds/3260691335496067406/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4951823906296675509&amp;postID=3260691335496067406&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4951823906296675509/posts/default/3260691335496067406'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4951823906296675509/posts/default/3260691335496067406'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainzeducenter.blogspot.com/2008/04/tips-sederhana-penulisan-artikel_28.html' title='Tips-sederhana penulisan artikel nonfiksi'/><author><name>Al-Mujahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14531980144247679799</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4951823906296675509.post-8393449920435493368</id><published>2008-04-28T16:03:00.002+07:00</published><updated>2008-04-28T16:55:35.587+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>Tips-sederhana penulisan artikel nonfiksi</title><content type='html'>&lt;h2&gt;&lt;a href="http://www.belajarmenulis.com/category/kiat-penulisan" title="View all posts in Kiat Penulisan" rel="category tag"&gt;Kiat Penulisan&lt;/a&gt;,  &lt;a href="http://www.belajarmenulis.com/category/nonfiksi" title="View all posts in Nonfiksi" rel="category tag"&gt;Nonfiksi&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;     &lt;div class="postmeta"&gt;    &lt;/div&gt;     &lt;div class="entry"&gt;      &lt;p&gt;Menulis artikel nonfiksi sebenarnya jauh lebih mudah ketimbang fiksi (cerpen, novel, dst). Kiat dasarnya cukup sederhana. Kita hanya membutuhkan “bahan dasar” sebagai berikut:&lt;span id="more-4"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Ide&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berpikir sistematis&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Data (ini cukup relatif, karena ada juga artikel yang bisa ditulis tanpa harus mencari data)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Fokus pada masalah. Jangan suka melebarkan topik ke mana-mana.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Satu alinea = satu ide.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;Jika kelima poin ini sudah kita miliki, maka Insya Allah menulis nonfiksi bisa menjadi pekerjaan yang sangat mudah.Untuk lebih jelasnya, mari kita pelajari contoh sederhana ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;1. Ide&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ide itu ada di mana-mana. Kali ini, kita mengambil contoh ide yang sederhana saja, yakni: “saya ingin membaca buku sebanyak-banyaknya, tapi saya tidak punya waktu dan tidak punya uang untuk membeli buku yang banyak.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nah, ini adalah ide yang cukup bagus dan bisa kita angkat menjadi sebuah tulisan. Di dalam ide ini terdapat sebuah masalah yang dapat kita kembangkan nantinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;2. Berpikir sistematis&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah idenya ketemu, saatnya kita berpikir sistematis. Menurut saya, berpikir sistematis ini penting sekali. Salah satu kegagalan para penulis pemula adalah: mereka belum terbiasa berpikir secara sistematis. Akibatnya, mereka punya ide, tapi bingung harus mulai dari mana, bagaimaan cara mengembangkannya, dan seterusnya. Karena itu, kalau kita ingin jadi seorang penulis nonfiksi yang berhasil, cobalah mulai berlatih berpikir sistematis. Begitu ada ide, kita analisis dia secara runut, poin per poin, langkah demi langkah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari contoh di atas, mari kita coba mengembangkannya berdasarkan pemikiran yang sistematis:&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Saya berpendapat bahwa membaca itu sangat penting. Karena itu, saya harus membaca buku sebanyak-banyaknya. Tapi saya punya kendala nih.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kendala #01: Saya tak punya waktu yang banyak. Saya kan sibuk, banyak kerjaan, dst…&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kendala #02: Uang saya terbatas, sehingga saya tidak bisa membeli buku yang banyak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Alternatif pemecahan masalah: &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pinjam di perpustakaan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pinjam buku ke teman. Perluas pergaulan sehingga makin banyak teman yang bisa meminjamkan buku.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membaca ketika dalam perjalanan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membaca di sela-sela tugas kantor.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sering-sering browsing di internet.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dan seterusnya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pembahasan terhadap “alternatif pemecahan masalah”: &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Tentang pinjam di perpustakaan: Wah, tidak bisa! Saya juga tak punya waktu untuk minjam ke perpustakaan. Lagipula, saya seringkali belum membaca bukunya, padahal sudah saatnya dikembalikan lagi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tentang pinjam ke teman: wah, teman saya sedikit. Saya kan orangnya kuper.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dan seterusnya…&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pemecahan masalah secara menyeluruh.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kesimpulan&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;Nah, dari sistem berpikir sistematis tersebut, kita sudah menemukan KERANGKA KARANGAN. Ya, kerangka karangan ini sangat penting, karena dari sini kita bisa mengembangkan tulisan. Kerangka tulisan ini bisa kita tulis di kertas, atau cukup disimpan di kepala saja. Terserah kita memilih yang mana, tergantung kebiasaan dan kemampuan masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;3. Data&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Alangkah bagusnya jika tulisan ini kita lengkapi dengan data pendukung. Misalnya: berapa koleksi buku yang telah saya miliki, berapa rata-rata harga buku. Dari total penghasilan saya, berapa rupiah yang dapat saya sisihkan untuk membeli buku. Dan seterusnya. Data ini akan membuat tulisan kita lebih “kaya”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;4. Fokus. Jangan melebarkan topik&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nah, ini adalah masalah yang seringkali tidak kita sadari ketika menulis. Sebab, kita merasa bahwa apa yang kita tulis masih berhubungan dengan tema utamanya, padahal sebenarnya tidak terlalu berhubungan, dan tidak perlu dibahas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Misalnya begini:&lt;br /&gt;Ketika menulis tentang ide di atas (kendala saya dalam membaca buku), kita tanpa sadar membahas tentang “gerakan gemar membaca yang dicanangkan pemerintah.” Kita uraikan tema ini panjang lebar, ditambah berbagai data penunjang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hm, kalau tema ini dibahas sekilas saja, mungkin tidak terlalu masalah, karena justru bisa menjadi penguat argumen kita bahwa membaca itu memang sangat penting. Dan memang, tema “gerakan gemar membaca” ini masih berkaitan erat dengan ide yang sedang kita tulis. Masalahnya adalah, jika kita mulai membahas tema tambahan ini secara panjang lebar, tulisan kita menjadi tidak fokus lagi. Di dalamnya sudah ada dua tema besar yang sama-sama kuat. Dan pembaca nantinya akan bingung, “si penulis ini sebenarnya sedang membahas apa, sih?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;5. Satu ide dalam satu alinea/paragraf&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ini sebenarnya sudah kita ketahui bersama, karena sudah diajarkan dalam pelajaran Bahasa Indonesia sejak SD. Tapi mungkin kita sudah lupa atau kurang membiasakan diri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk jadi penulis yang baik, menaati asas “satu ide satu alinea” itu sangat penting, dan sangat membantu kita untuk bisa fokus pada ide utama tulisan, untuk membuat tulisan yang sistematis. Kalau asas ini kita langgar, bisa saja idenya berloncatan dari sana ke mari. Ide A sudah dibahas di alinea 1, eh.. dibahas lagi di alinea 7. Ide B dibahas bersama ide A di alinea 1, lalu ide B muncul lagi di alinea 9. Demikian seterusnya. Kan jadi mumet membacanya!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk membuat tulisan yang menaati rumus “satu alinea = satu ide”, sebenarnya sangat mudah, dan juga sudah kita dapatkan dalam pelajaran Bahasa Indonesia ketika SD dulu. Caranya: Buatlah satu kalimat sebagai kalimat pokok. Lalu buat kalimat-kalimat lainnya sebagai penjelasan atau pengembangan dari kalimat pokok ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Contoh:&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Membaca buku adalah pekerjaan wajib bagi setiap penulis. Tanpa membaca, tulisan mereka akan kering, tidak kaya karena miskin referensi. Semakin banyak membaca buku, maka semakin banyak bahan atau ide yang didapatkan oleh si penulis.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Kalimat pokok pada alinea di atas adalah “Membaca buku adalah pekerjaan wajib bagi setiap penulis.” Selebihnya hanyalah penjelasan atau pengembangannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berikut adalah contoh alinea yang jelek karena di dalamnya terdapat lebih dari satu ide.&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Membaca buku adalah pekerjaan wajib bagi setiap penulis. Selain itu, penulis juga harus pintar-pintar mencari inspirasi. Inspirasi itu datangnya bisa dari mana saja. Dengan membaca, penulis akan mendapat inspirasi yang banyak. Kalau inspirasi Anda sedang macet, cobalah berdiskusi dengan teman-teman Anda.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Coba Anda perhatikan. Alinea ini sangat tidak fokus pada satu ide, dan terkesan seperti ringkasan deri sebuah tulisan yang panjang. Hindarilah teknik penulisan yang seperti itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;* * *&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nah, menurut saya, inilah tips utama dalam menulis karya nonfiksi. Selanjutnya, yang dibutuhkan hanyalah latihan dan penambahan jam terbang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai referensi tambahan, kamu dapat menyimak artikel &lt;a href="http://members.tripod.com/%7Elklivingston/essay/" target="_blank"&gt;Guide to writing basic essay&lt;/a&gt;. Berikut ringkasannya:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;These simple steps will guide you through the essay writing process:&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;Decide on your topic.&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;Prepare an outline or diagram of your ideas.&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;Write your thesis statement.&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;Write the body.&lt;br /&gt;- Write the main points.&lt;br /&gt;-  Write the subpoints.&lt;br /&gt;- Elaborate on the subpoints.&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;Write the introduction.&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;Write the conclusion.&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;Add the finishing touches.&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Ok deh, semoga bermanfaat dan maaf bila tidak berkenan.&lt;em&gt;Jonru &lt;/em&gt;&lt;/p&gt;     &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Education Center&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4951823906296675509-8393449920435493368?l=rainzeducenter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainzeducenter.blogspot.com/feeds/8393449920435493368/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4951823906296675509&amp;postID=8393449920435493368&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4951823906296675509/posts/default/8393449920435493368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4951823906296675509/posts/default/8393449920435493368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainzeducenter.blogspot.com/2008/04/tips-sederhana-penulisan-artikel.html' title='Tips-sederhana penulisan artikel nonfiksi'/><author><name>Al-Mujahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14531980144247679799</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4951823906296675509.post-6325979152413643282</id><published>2008-04-14T17:39:00.002+07:00</published><updated>2008-07-05T16:32:07.481+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Modul Belajar Biologi'/><title type='text'>Genetika</title><content type='html'>&lt;p style="font-weight: bold;" align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Pendahuluan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;GENETIKA                  adalah ilmu yang mempelajari sifat-sifat keturunan (hereditas)                  serta segala seluk beluknya secara ilmiah.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             Orang yang dianggap sebagai &lt;b&gt;"Bapak Genetika" &lt;/b&gt;adalah                  &lt;b&gt;JOHAN GREGOR MENDEL.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             Orang yang pertama mempelajari sifat-sifat menurun yang diwariskan                  dari sel sperma adalah &lt;b&gt;HAECKEL &lt;/b&gt;(1868).&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             &lt;b&gt;Blendel mempelajari hereditas pada tanaman kacang ercis &lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;(Pisum                  sativum) &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;dengan alasan:&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             &lt;/b&gt;1. Memiliki pasangan-pasangan sifat yang menyolok.&lt;br /&gt;             2. Biasanya melakukan penyerbukan sendiri &lt;i&gt;(Self polination).&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;             3. Dapat dengan mudah diadakan penyerbukan silang.&lt;br /&gt;             4. Segera menghasilkan keturunan.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             &lt;b&gt;GALUR MURNI &lt;/b&gt;adalah vanetas yang terdiri dari genotip yang                  homozigot. Simbol "F" (= Filium) menyatakan turunan,                  sedang simbol "P" (=Parentum) menyatakan induk.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             &lt;b&gt;HIBRIDA (BASTAR) &lt;/b&gt;adalah keturunan dari penyerbukan silang                  dengan sifat-sifat beda &lt;tt&gt;——&lt;/tt&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&gt;&lt;/span&gt;                  jika satu sifat beda disebut MONOHIBRIDA, jika 2 sifat beda disebut                  DIHIBRIDA dst.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             &lt;b&gt;DOMINAN &lt;/b&gt;adalah sifat-sifat yang tampak (manifes) pada keturunan.                  &lt;b&gt;RESESIF &lt;/b&gt;adalah sifat-sifat yang tidak muncul pada keturunan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                              &lt;p align="justify"&gt; &lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hipotesis              Mendel&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;•                  Tiap sifat organisma hidup dikendalikan oleh sepasang &lt;b&gt;"faktor              &lt;br /&gt;             &lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="12" width="14" /&gt;keturunan".                  &lt;/b&gt;Pada waktu itu Mendel belummenggunakan istilah &lt;b&gt;"gen".&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             • Tiap pasangan faktor keturunan menunjukkan bentuk alternatif              &lt;br /&gt;             &lt;b&gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="12" width="14" /&gt;&lt;/b&gt;sesamanya,                  kedua bentuk alternatif disebut pasangan ALELA.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             • Satu dari pasangam alela itu dominan dan menutup alela                  yang resesif&lt;br /&gt;             &lt;b&gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="12" width="14" /&gt;&lt;/b&gt;bila                  keduanya ada bersama-sama.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             • Pada pembentukan &lt;b&gt;"gamet"&lt;/b&gt; alela akan memisah,                  setiap gamet&lt;br /&gt;             &lt;b&gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="12" width="14" /&gt;&lt;/b&gt;menerima                  satu faktor alela tersebut &lt;tt&gt;c&lt;/tt&gt; dikenal                  sebagai &lt;b&gt;HUKUM&lt;br /&gt;             &lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="12" width="14" /&gt;PEMISAHAN                  MENDEL &lt;/b&gt;atau &lt;b&gt;PRINSIP SEGREGASI SECARA BEBAS.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             • &lt;b&gt;INDIVIDU MURNI &lt;/b&gt;mempunyai dua alela yang sama (homozigot),                  alel&lt;br /&gt;             &lt;b&gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="12" width="14" /&gt;&lt;/b&gt;dominan                  diberi simbol&lt;b&gt; &lt;i&gt;huruf besar&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; sedang alel resesif &lt;i&gt;&lt;b&gt;huruf                  keciL&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             &lt;/i&gt;&lt;b&gt;GENOTIP &lt;/b&gt;adalah komposisi faktor keturunan (tidak tampak                  secara fisik).&lt;br /&gt;             &lt;b&gt; FENOTIP &lt;/b&gt;adalah sifat yang tampak pada keturunan.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             Pada hibrida atau polihibrida berlaku &lt;b&gt;PRINSIP BERPASANGAN SECARA                  BEBAS.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;RATIO                  FENOTIP (F&lt;span style="font-size:78%;"&gt;2&lt;/span&gt;) HIBRIDA NORMAL MENURUT MENDEL&lt;br /&gt;             &lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;table border="1" width="100%"&gt;                 &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;                    &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;                      Monohibrida&lt;b&gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="12" width="14" /&gt;&lt;/b&gt;3:                      1 (Hukum Dominasi penuh) n= 1,&lt;b&gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="12" width="19" /&gt;&lt;/b&gt;                      jumlah gamet = 2&lt;br /&gt;                 Dihibrida &lt;b&gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="14" width="32" /&gt;&lt;/b&gt;9:                      3: 3: 1&lt;b&gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="8" width="134" /&gt;&lt;/b&gt;n=                      2,&lt;b&gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="12" width="19" /&gt;&lt;/b&gt;                      jumlah gamet = 4&lt;br /&gt;                 Trihibrida &lt;b&gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="12" width="19" /&gt;&lt;/b&gt;27:                      9: 9: 9: 3: 3 : 3: 1&lt;b&gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="8" width="48" /&gt;&lt;/b&gt;                      n= 3, &lt;b&gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="12" width="19" /&gt;&lt;/b&gt;jumlah                      gamet = 8&lt;br /&gt;                 Polihibrida &lt;b&gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="16" width="75" /&gt;&lt;/b&gt;(3:1)n&lt;b&gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="8" width="98" /&gt;&lt;/b&gt;                      n= n, &lt;b&gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="12" width="19" /&gt;&lt;/b&gt;jumlah                      gamet = 2n&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr&gt;                    &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;(n)                      = jenis sifat berbeda (hibridanya).&lt;br /&gt;                 Intermediat 1 : 2 : 1 &lt;tt&gt;——&lt;/tt&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&gt;&lt;/span&gt;                      sifat "SAMA DOMINAN"; percobaan pada bunga &lt;b&gt;Antirrhinum                      majus.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;               &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;               &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;                  &lt;b&gt;BACK CROSS &lt;/b&gt;&lt;tt&gt;——&lt;/tt&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&gt;&lt;/span&gt;                  perkawinan antara F2 dengan salah satu indukaya.&lt;br /&gt;             &lt;b&gt;TEST CROSS &lt;/b&gt;&lt;tt&gt;———&lt;/tt&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&gt;&lt;/span&gt;                  perkawinan antara F2 dengan induk atau individu yang homozigot                  resesif&lt;br /&gt;             &lt;b&gt;&lt;br /&gt;             PENYIMPANGAN SEMU HUKUM MENDEL&lt;br /&gt;             &lt;/b&gt;Sebenarnya masih mengikuti hukum Mendel &lt;tt&gt;———&lt;/tt&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&gt;&lt;/span&gt;                  alel berinteraksi.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             Dikenal beberapa bentulc &lt;tt&gt;———&lt;/tt&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&gt;&lt;/span&gt;                  Ratio fenotip F&lt;span style="font-size:78%;"&gt;2&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;             &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;table border="1" width="100%"&gt;                 &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;                   &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;1.                      &lt;b&gt;INTERAKSI PASANGAN ALELA &lt;/b&gt;pada varitas ayam &lt;tt&gt;——&lt;/tt&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&gt;&lt;/span&gt;                      9 : 3 : 3 : 1&lt;br /&gt;                 2. &lt;b&gt;POLIMERI &lt;i&gt;(Nielson-Echle)&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;pada varitas                      gandum &lt;tt&gt;——&lt;/tt&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&gt;&lt;/span&gt; 15                      : 1&lt;br /&gt;                 &lt;b&gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="12" width="14" /&gt;&lt;/b&gt;                      Polimeri pada manusia misalnya peristiwa &lt;b&gt;pigmentasi &lt;/b&gt;kulit.&lt;br /&gt;                 3.&lt;b&gt; KRIPTOMERI &lt;/b&gt;pada tanaman "pukul empat"&lt;b&gt;                      &lt;i&gt;(Mirabilis jalapa)&lt;br /&gt;                 &lt;/i&gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="12" width="14" /&gt;&lt;i&gt;                      &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;percobaan pada Linaria maroccana &lt;b&gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="8" width="94" /&gt;&lt;/b&gt;                      &lt;tt&gt;———&lt;/tt&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&gt;&lt;/span&gt; 9 :                      3 : 4&lt;br /&gt;                 4. &lt;b&gt;EPISTASIS &amp;amp; HIPOSTASIS&lt;/b&gt; pada varitas gandum&lt;b&gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="12" width="14" /&gt;&lt;/b&gt;&lt;tt&gt;———&lt;/tt&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&gt;&lt;/span&gt;                      12 : 3 : 1&lt;br /&gt;                 5. &lt;b&gt;KOEPISTASIS &lt;/b&gt;pada Lathyrusodoratus &lt;b&gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="8" width="75" /&gt;&lt;/b&gt;&lt;tt&gt;———&lt;/tt&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&gt;&lt;/span&gt;                      9 : 7&lt;br /&gt;                 &lt;b&gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="12" width="14" /&gt;&lt;i&gt;(Lathyrus                      odoratus&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; = varitas ercis yang berbiji manis) &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;               &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;               &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;                  &lt;b&gt;POLIMERI &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;             adalah pembastaran heterozigot dengan banyak sifat beda yang berdiri                  sendiri-sendiri tetapi mempengaruhi bagian yang same dari suatu                  organisme.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             &lt;b&gt;KRIPTOMERI &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;             adalah pembastaran heterozigot dengan adanya sifat yang "tersembunyi"                  (Kriptos) yang dipengaruhi oleh suatu keadaan, pada bunga &lt;i&gt;Linaria                  maroccana &lt;/i&gt;adalah pH air sel !!&lt;br /&gt;             &lt;b&gt;&lt;br /&gt;             EPISTASIS &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;             adalah faktor pembawa sifat yang menutup pemunculan sifat yang                  lain sekalipun sifat tersebut dominan&lt;br /&gt;             &lt;b&gt;&lt;br /&gt;             HIPOSTASIS&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;             adalah faktor yang tertutupi oleh faktor lain.&lt;br /&gt;             &lt;b&gt;&lt;br /&gt;             ATAVlSME &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;             adalah sifat yang hipostasis pada suatu keturunan yang pada suatu                  seat muncul kembali (reappearence).&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;               &lt;!-- #EndEditable --&gt;                                          &lt;!-- #BeginEditable "Kesimpulan" --&gt;              &lt;p&gt; &lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kromosom              Gen&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;KROMOSOM                  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;             adalah struktur benang dalam inti sel yang bertanggung jawab dalam                  hal sifat keturunan (hereditas). Kromosom adalah KHAS bagi makhluk                  hidup.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             &lt;b&gt;GEN &lt;/b&gt;adalah "substansi hereditas" yang terletak                  di dalam kromosom.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             Gen bersifat antara lain :&lt;br /&gt;             - Sebagai materi tersendiri yang terdapat dalam kromosom.&lt;br /&gt;             - Mengandung informasi genetika.&lt;br /&gt;             - Dapat menduplikasikan diri pada peristiwa pembelahan sel.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Sepasang                  kromosom adalah &lt;b&gt;"HOMOLOG"&lt;/b&gt; sesamanya, artinya                  mengandung lokus gen-gen yang bersesuaian yang disebut &lt;b&gt;ALELA.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             &lt;b&gt;LOKUS &lt;/b&gt;adalah lokasi yang diperuntukkan bagi gen dalam kromosom.&lt;br /&gt;             &lt;b&gt;ALEL GANDA (MULTIPLE ALLELES) &lt;/b&gt;adalah adanya lebih dari                  satu alel pada lokus yang sama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/Biologi/Image/3-2c.jpg" height="131" width="436" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Dikenal                  dua macam kromosom yaitu:&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             1. Kromosom badan &lt;b&gt;(Autosom)&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;             2. Kromosom kelamin / kromosom seks &lt;b&gt;(Gonosom)&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             &lt;b&gt;THOMAS HUNT MORGAN &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;             adalah ahli genetika dari Amerika Serikat yang menemukan bahwa                  faktor-faktor keturunan (gen) tersimpan dalam lokus yang khas                  dalam kromosom.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             Percobaan untuk hal ini dilakukan pada lalat buah &lt;i&gt;&lt;b&gt;(Drosophila                  melanogaster) &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;dengan alasan sebagai berikut:&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             - Cepat berkembang biak,&lt;br /&gt;             - Mudah diperoleh dan dipelihara,&lt;br /&gt;             - Cepat menjadi dewasa (umur 10 - 14 hari sudah de~wasa),&lt;br /&gt;             - Lalat betina bertelur banyak,&lt;br /&gt;             - Hanya memiliki 4 pasang kromosom, sehingga mudah diteliti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pola-pola              Hereditas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;POLA-POLA                  HEREDITAS&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Orang                  yang mula-mula mendalami hal pola-pola hereditas adalah &lt;b&gt;W.S.                  SUTTON &lt;/b&gt; dari Amerika Serikat.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             Menurut Sutton bila ada gen-gen yang mengendalikan dua sifat beda                  bertempat pada kromosom yang sama, gen-gen itu tak dapat memisalkan                  diri secara bebas lebih-lebih bila gen-gen itu berdekatan lokusnya,                  maka akan berkecenderungan untuk selalu memisah bersama-sama.                  Peristiwa ini disebut &lt;b&gt;LINKAGE (PAUTAN)&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             Ada kalanya kromosom yang memisah tidak membawa seluruh gen yang                  dimiliki tetapi hanya sebagian saja yang terbawa sedangkan sisanya                  dipenuhi oleh kromosom pasangannya. Peristiwa ini disebut &lt;b&gt;CROSSING-OVER(PINDAH                  SILANG).&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             &lt;b&gt;Kejadian ini diteliti oleh Morgan.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Determinasi              Seks Dan Pautan Seks (Seks Lingage)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Determinasi                  seks adalah penentuan jenis kelamin suatu organisme yang ditentukan                  oleh kromosom seks (GONOSOM). Untuk lalat buah dikenal 1 pasang                  kromosom seks yaitu kromosom X dan kromosom Y.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;                  Individu jantan terjadi jika terdapat komposisi kromosom seks                  XY sedang betina jika komposisinya XX. &lt;b&gt;Hal ini sebaliknya terjadi                  pada BURUNG yaitu jantan adalah XX sedangkan betinanya XY.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;                  &lt;b&gt;PAUTAN SEKS &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;             adalah suatu sifat yang diturunkan yang tergabung dalam gonosom.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;             &lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;Sebagai                  contoh &lt;/b&gt;:&lt;br /&gt;             adalah lalat buah betina mata merah (dominan) dikawinkan dengan                  lalat buah jantan mata putih (resesif) &lt;tt&gt;——&lt;/tt&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&gt;&lt;/span&gt;                  F1 semua bermata merah. Tetapi pada F2 semua yang bermata putih                  adalah jantan. Hal ini menunjukan bahwa sifat "bermata putih"                  merupakan sifat yang terpaut pada kromosom Y.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;                  &lt;b&gt;Seks linkage dipelejari oleh THOMAS HUNT MORGAN.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;NONDISJUNCTION                  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;             adalah peristiwa gagal berpisah dari kromosom seks pada waktu                  pembelahan sel &lt;tt&gt;——&lt;/tt&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&gt;&lt;/span&gt;                  diteliti pertama kali oleh &lt;b&gt;CALVIN B. BRIDGES&lt;/b&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;                  &lt;b&gt;GEN LETAL &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;             adalah gen yang menyebabkan kematian individu (in vivo) jika alel                  gen tersebut berada &lt;b&gt;dalam kedudukan "homozigot".&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Mutasi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;MUTASI                  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;             adalah perubahan gen dari bentuk aslinya &lt;tt&gt;——&lt;/tt&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&gt;&lt;/span&gt;                  individu yang mengalami mutasi disebut &lt;b&gt;MUTAN.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt; &lt;/span&gt;                &lt;p align="justify"&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;JENIS-JENIS                  MUTASI&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;             &lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;-&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;                  MUTASI KROMOSOM&lt;br /&gt;             &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;yaitu                  perubahan susunan atau jumlah dari kromosom yang menyebabkan perubahan                  sifat individu lazim disebut &lt;b&gt;ABERASI&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt; &lt;/span&gt;                &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;                  &lt;b&gt;-&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;                  MUTASI GEN&lt;br /&gt;             &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;yaitu                  perubahan gen dalam kromosom (letak dan sifat) yang menyebab-kan                  perubahan sifat individu tanpa perubahan jumlah dan susunan kromosomnya                  lazim disebut &lt;b&gt;MUTASI &lt;/b&gt;saja.&lt;/span&gt;               &lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt; &lt;/span&gt;                &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;                  Sarjana yang mempelajari mutasi adalah &lt;b&gt;HERMAN MULLER &lt;/b&gt;(murid                  Morgan).&lt;br /&gt;             Mutasi pada tumbuhan dipelajari oleh &lt;b&gt;HUGO DE VRIES.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p align="justify"&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;SEBAB-8EBAB                  MUTASI&lt;br /&gt;             &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;MUTASI                  ALAM &lt;tt&gt;&lt;br /&gt;             &lt;/tt&gt; &lt;/b&gt;misalnya disebabkan sinar kosmis, radioaktif alam yang                  umumnya bersifat resesif dan merugikan.&lt;br /&gt;             &lt;b&gt;&lt;br /&gt;             MUTASI BUATAN&lt;br /&gt;             &lt;/b&gt;misalnya dengan sinar X.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hereditas              pada Manusia&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Seperti                  diketahui kromosom ada dua jenis yaitu &lt;b&gt;AUTOSOM &lt;/b&gt;dan &lt;b&gt;GONOSOM,                  &lt;/b&gt;jadi penyakit genetik pada manusia juga ada dua sebab yaitu                  :&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             - Disebabkan oleh kelainan autosom.&lt;br /&gt;             - Disebabkan oleh kelainan gonosom.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;                  Determinasi seks pada manusia juga ditentukan oleh kromosom X                  dan Y. Karena &lt;b&gt;jumlah kromosom manusia adalah khas yeitu 46                  buah (23 pasang) &lt;/b&gt;yang terdiri dari 22 pasang autosom dan 1                  pasang gonosom, maka formula kromosom manusia adalah&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             - Untuk laki-laki adalah 46, XY atau dapat ditulis juga 44 + XY.&lt;br /&gt;             - Untuk wanita adalah 46, XX atau dapat ditulis juga 44 + XX.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             Rasio untuk dapat memperoleh anak laki-laki atau anak perempuan                  adalah sama yaitu 50% atau (0,5).&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             &lt;b&gt;Penyakit genetik yang disebabkan autosom pada manusia biasanya                  "bersifat resesif" &lt;/b&gt;artinya dalam keadaan homozigot                  resesif baru menampakkan penyakit misalnya :&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             - Albinisma,&lt;br /&gt;             - Polidaktili,&lt;br /&gt;             - Gangguan mental,&lt;br /&gt;             - Diabetes mellitus,&lt;br /&gt;             - dsb.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             Ada pula penyakit yang disebabkan karena mutasi autosom, misalnya:&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             - &lt;b&gt;SINDROMA DOWN (MONGOLID SYNDROME = TRISOMI 21) &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;             &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;-.&lt;/span&gt;&lt;tt&gt;——&lt;/tt&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&gt;&lt;/span&gt;                  + autosom no.21&lt;br /&gt;             - &lt;b&gt;SINDROMA PAATAU (TRISOMI 13) &lt;/b&gt;&lt;tt&gt;——&lt;/tt&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&gt;&lt;/span&gt;                  + autosom no.13&lt;br /&gt;             - &lt;b&gt;SINDROMA EDWARDS (TRISOMI18) &lt;/b&gt;&lt;tt&gt;——&lt;/tt&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&gt;&lt;/span&gt;                  +autosom no.18&lt;br /&gt;             - &lt;b&gt;SINDROMA "CRI-DU-CHAT"&lt;/b&gt; &lt;tt&gt;——&lt;/tt&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&gt;&lt;/span&gt;                  delesi no. 5&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             &lt;b&gt;Penyakit genetik yang disebatkan gonosom :&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             &lt;/b&gt;- Kelainan formula kromosom (disebabkan peristiwa non-disjunction).&lt;br /&gt;             &lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="8" width="8" /&gt; misalnya:                  ,&lt;br /&gt;             &lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="8" width="8" /&gt; a. SINDROMA                  TURNER (45,XO).&lt;br /&gt;             &lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="8" width="8" /&gt; b. SINDROMA                  KLINEFELTER (47,XXY; 48,XXXY).&lt;br /&gt;             &lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="8" width="8" /&gt; c. SINDROMA                  SUPERFEMALE/TRIPPLE-X atau TRISOMI X (47,XXX).&lt;br /&gt;             &lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="8" width="8" /&gt; d. SUPERMALE                  (47,XYY).&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             - Karena pautan seks (Sex &lt;b&gt;linkage)&lt;br /&gt;             &lt;/b&gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="8" width="8" /&gt;                  a. TERPAUT KROMOSOM X (resesif)&lt;br /&gt;             &lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="8" width="29" /&gt; yaitu                  &lt;b&gt;buta warna&lt;/b&gt; (hijau dan merah) dan &lt;b&gt;&lt;br /&gt;             &lt;/b&gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="8" width="29" /&gt;&lt;b&gt;Hemofilia                  &lt;/b&gt;&lt;tt&gt;——&lt;/tt&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&gt;&lt;/span&gt; pada laki-laki                  bersifat &lt;b&gt;"ALL OR NONE".&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="8" width="8" /&gt;                  b. TERPAUT KROMOSOM Y (resesif hanya pada laki-laki)&lt;br /&gt;             &lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="8" width="27" /&gt; misalnya                  &lt;b&gt;"HAIRY-PINA"&lt;/b&gt; (hipertrikosis).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt; Peristiwa                alel ganda pada manusia &lt;tt&gt;——&lt;/tt&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&gt;&lt;/span&gt;                golongan darah.&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;           &lt;b&gt;AUGUST WEISMAN &lt;/b&gt;&lt;tt&gt;——&lt;/tt&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&gt;&lt;/span&gt;                &lt;b&gt;peristiwa SELEKSI&lt;/b&gt; dengan percobaan&lt;br /&gt;           &lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="8" width="161" /&gt;pemotongan                ekor tikus sampai 20 generasi,ekor &lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="8" width="161" /&gt;tetap                panjang.&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;           &lt;b&gt;APLIKASI EUTENIKS&lt;/b&gt; &lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;tt&gt;——&lt;/tt&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&gt;                &lt;/span&gt;adalah perbaikan sosial melalui pengubahan&lt;br /&gt;           &lt;b&gt; &lt;/b&gt; &lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="8" width="167" /&gt;                lingkungan.&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;           &lt;b&gt;APLIKASI EUGENETIKA &lt;/b&gt;&lt;tt&gt;——&lt;/tt&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&gt;&lt;/span&gt;                adalah perbaikan sosial melalui penggunaan &lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="8" width="188" /&gt;                prinsip-prinsip hereditas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Genetika              Modern&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Sebagai                  substansi hereditas sekarang dikenal sebagai asam nukleat yaitu                  :&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             • ADN &lt;i&gt;(&lt;b&gt;Deoxiribose Nucleic Acid)&lt;/b&gt;.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;             • ARN &lt;i&gt;(&lt;b&gt;Ribose Nucleic Acid)&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             &lt;/i&gt;&lt;b&gt;DNA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;             terdiri dari dua pita yang saling terpilin &lt;b&gt;(Double Stranded                  DNA = DS-DNA&lt;/b&gt;) &lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;Þ&lt;/span&gt; dikenal dengan                  istilah&lt;b&gt; "DOUBLE HELIX"&lt;/b&gt; yang modelnya pertama                  kali dibuat oleh &lt;b&gt;JAMES D. WATSON&lt;/b&gt; (Amerika Serikat) dan                  &lt;b&gt;FRANCIS CRICK&lt;/b&gt; (Inggris) tahun 1953, diperbaiki modelnya                  oleh &lt;b&gt;WILKINS.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             Jika DNA melakukan &lt;b&gt;TRANSKRIPSI &lt;/b&gt;bentuknya adalah &lt;b&gt;SINGLE                  STRANDED (SS-DNA)&lt;/b&gt;. DNA tersusun dari banyak sekali &lt;b&gt;NUKLEOTIDA.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             &lt;b&gt;BATU "NUKLEOTIDA" TERDIRI DARI&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             &lt;/b&gt;- Satu molekul gula (dalam hal ini adalah "deoksiribosa"                  atau "ribosa").&lt;br /&gt;             - Satu molekul fosfat.&lt;br /&gt;             - Satu molekul basa nitrogen (basa nitrogen terdiri dari dua jenis                  yaitu)&lt;br /&gt;             &lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="8" width="8" /&gt; a. PURIN                  &lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="8" width="25" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;Þ&lt;/span&gt;                  &lt;b&gt;ADENIN &lt;/b&gt;dan &lt;b&gt;GUANIN.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;             &lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/image/putih%203x3.gif" height="8" width="8" /&gt; b. PIRIMIDIN                  &lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;Þ&lt;/span&gt; &lt;b&gt;TIMIN, SITOSIN &lt;/b&gt;dan &lt;b&gt;URASIL.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             Satu molekul gula dan satu molekul basa disebut &lt;b&gt;"NUKLEOSIDA"                  &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;i&gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/Biologi/Image/3-2h-1.jpg" height="600" width="238" /&gt;                         &lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/Biologi/Image/3-2h-3.jpg" height="558" width="138" /&gt;&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             &lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/Biologi/Image/3-2h-4.jpg" height="321" width="300" /&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt; &lt;/p&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Perbedaan              Antara ADN Dengan ARN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;table border="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="32%"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;SIFAT                        YANG MEMBEDAKAN&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td width="35%"&gt;                      &lt;div align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;ADN&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td colspan="2"&gt;                      &lt;div align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;ARN&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr valign="middle"&gt;                    &lt;td width="32%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Gula                      yang menyusun&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;td align="center" width="35%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Deoksiribosa&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;td colspan="2" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Ribosa&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr valign="middle"&gt;                    &lt;td width="32%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Bentuk                      normal&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;td align="center" width="35%"&gt;                      &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;ds                        den ss&lt;br /&gt;                   &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;ds                        = double stranded&lt;br /&gt;                   ss = single stranded &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td colspan="2" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;ss&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr valign="middle"&gt;                    &lt;td width="32%"&gt;                      &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Basa                        PURIN&lt;br /&gt;                   Basa PIRIMIDIN &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td align="center" width="35%"&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Guanin,                      Adenin&lt;br /&gt;                 Timin, Sitosin&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;td colspan="2" align="center"&gt;                      &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Guanin,                        Adenin&lt;br /&gt;                   Urasil, Sitosin&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                   &lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr valign="middle"&gt;                    &lt;td width="32%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Jenis/macam&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;td align="center" width="35%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Hanya                      satu&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;td align="center" width="10%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Ada                      tiga :&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;td align="left" width="23%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;-                      ARN duta&lt;br /&gt;                 - ARN transport&lt;br /&gt;                 - ARN ribosorn&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr valign="middle"&gt;                    &lt;td width="32%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Tempat&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;td align="center" width="35%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Inti&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;td colspan="2" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Inti                      Sitoplasma dan Ribosom&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr valign="middle"&gt;                    &lt;td width="32%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Kadar&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;td align="center" width="35%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Tetap&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;td colspan="2" align="center"&gt;                      &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Berubah,                        tergantung aktifitas sintesis protein&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                   &lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;               &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                              &lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;URUTAN                  SINTESIS PROTEIN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             1. TRANSKRIPSI - ss-ADN membentuk ss-ARN yaitu ARN-duta yang membawa                  informasi genetik&lt;br /&gt;             untuk sintesa protein.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             2. FASE INISIASI - ARN-duta sampai di ribosom dan ARN-r mengkode                  asam amino sesuai dengan&lt;br /&gt;             informasi genetik yang dibawa ARN-d. ARN-t membawa asam amino                  yang sesuai&lt;br /&gt;             ke ribosom.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             3. FASE TRANSLASI ~ ARN-d sebagai "cetakan" mulai bekerja                  menterjemahkan kode triplet (kodon) yang sesuaidengan antikodon                  pada ARN-t.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             4. FASE ELONGASI ~ ARN-d menggabungkan asam amino - asam amino                  yang sesuai menjadi protein.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             S. FASE TERMINASI ~ kodon yang berisi "NONSENSE CODE"                  akan bertindak sebagai terminator (penghen-tianproses).&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             Kadang-kadang terjadi kesalahan dalam membaca kodon sehingga salah                  menterjemah asam amino ~ protein yangdihasilkan salah ~ menimbulkan                  kelainan.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             Misalnya ANEMIA karena hemoglobin mengandung asam amino VALIN                  atau LISIN, seharusnya hemoglobin yangnormal mengandung ASAM GLUTAMAT.&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;             Kode genetika dipelajari oleh NIRENBERG dan KHORANA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Education Center&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4951823906296675509-6325979152413643282?l=rainzeducenter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainzeducenter.blogspot.com/feeds/6325979152413643282/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4951823906296675509&amp;postID=6325979152413643282&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4951823906296675509/posts/default/6325979152413643282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4951823906296675509/posts/default/6325979152413643282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainzeducenter.blogspot.com/2008/04/genetika.html' title='Genetika'/><author><name>Al-Mujahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14531980144247679799</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4951823906296675509.post-4600183078489055843</id><published>2008-04-14T17:15:00.001+07:00</published><updated>2008-07-05T16:34:01.645+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Modul Belajar Biologi'/><title type='text'>Bioteknologi</title><content type='html'>&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="740"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" width="117"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;     &lt;td valign="top" width="496"&gt;        &lt;table border="0" cellpadding="9" cellspacing="0" width="100%"&gt;         &lt;tbody&gt;&lt;tr bg="" style="color: rgb(204, 204, 204);"&gt;            &lt;td width="410"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;!-- #BeginEditable "Judul" --&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pendahuluan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Bioteknologi                  adalah penggunaan biokimia, mikrobiologi, dan rekayasa genetika                  secara terpadu, untuk menghasilkan barang atau lainnya bagi kepentingan                  manusia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Biokimia                  mempelajari struktur kimiawi organisme. Rekayasa genetika adalah                  aplikasi genetik dengan mentransplantasi gen dari satu organisme                  ke organisme lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;Ciri                  utama bioteknologi:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;1.                  Adanya aBen biologi berupa mikroorganisme, tumbuhan atau hewan&lt;br /&gt;              2. Adanya pendayagunsan secara teknologi dan industri&lt;br /&gt;              3. Produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p align="center"&gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/Biologi/Image/3-7a.jpg" height="349" width="400" /&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:78%;"  &gt;&lt;i&gt;Gbr.                  Kegunaan Bioteknologi untuk memenuhi kebutuhan manusia&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;                &lt;/p&gt;               &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;Perkembangan                  bioteknologi :&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                                &lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr valign="top"&gt;                    &lt;td width="5%"&gt;                      &lt;div align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;1.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td width="95%"&gt;                      &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Era                        bioteknologi generasi pertama &lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;Þ&lt;/span&gt;                        bioteknologi sederhana.&lt;br /&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Penggunaan                        mikroba masih secara tradisional, dalam produksi makanan                        dan tanaman serta pengawetan makanan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Contoh:&lt;br /&gt;                    pembuatan tempe, tape, cuka, dan lain-lain.&lt;br /&gt;                 &lt;br /&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                   &lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr valign="top"&gt;                    &lt;td width="5%"&gt;                      &lt;div align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;2.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td width="95%"&gt;                      &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Era                        bioteknologi generasi kedua.&lt;br /&gt;                    Proses berlangsung dalam keadaan tidak steril.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;i&gt;Contoh:&lt;/i&gt;                     &lt;br /&gt;                    a. produksi bahan kimia: aseton, asam sitrat&lt;br /&gt;                    b. pengolahan air limbah&lt;br /&gt;                    c. pembuatan kompos&lt;br /&gt;                 &lt;br /&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                   &lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr valign="top"&gt;                    &lt;td width="5%"&gt;                      &lt;div align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;3.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td width="95%"&gt;                      &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Era                        bioteknologi generasi ketiga.&lt;br /&gt;                    Proses dalam kondisi steril.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;i&gt;Contoh:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;                    produksi antibiotik dan hormon&lt;br /&gt;                 &lt;br /&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                   &lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr valign="top"&gt;                    &lt;td width="5%"&gt;                      &lt;div align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;4.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td width="95%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Era                      bioteknologi generasi baru &lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;Þ&lt;/span&gt;                      bioteknologi baru.&lt;br /&gt;               &lt;br /&gt;                  &lt;i&gt;Contoh:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;                  produksi insulin, interferon, antibodi monoklonal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bioteknologi              Dalam Produksi Pangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;1.                  MAKANAN BAHAN SUSU&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;....&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Prinsipnya                  adalah memfermentasi susu menghasilkan asam laktat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;                 &lt;tbody&gt;&lt;tr valign="top"&gt;                    &lt;td width="6%"&gt;                      &lt;div align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;1.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td width="94%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Keju&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;               &lt;br /&gt;                  Mikroba: &lt;i&gt;Propiabacterium &lt;/i&gt;(bakteri asam laktat) yang                      juga berperan memberi rasa dan tekstur keju.&lt;br /&gt;               &lt;br /&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr valign="top"&gt;                    &lt;td width="6%"&gt;                      &lt;div align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;2.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td width="94%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;Yoghurt&lt;br /&gt;               &lt;br /&gt;                  &lt;/b&gt;Mikroba: 1. &lt;i&gt;Lactobacillusbulgaris &lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;Þ&lt;/span&gt;&lt;i&gt;                      &lt;/i&gt;pemberi rasa dan aroma&lt;br /&gt;                  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;...........&lt;/span&gt; 2.&lt;i&gt; Streptococcus                      thermophilus &lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;Þ&lt;/span&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;menambah                      keasaman&lt;br /&gt;               &lt;br /&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr valign="top"&gt;                    &lt;td width="6%"&gt;                      &lt;div align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;3.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td width="94%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Mentega&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;               &lt;br /&gt;                  Mikroba: &lt;i&gt;Leuconostoc cremoris&lt;br /&gt;               &lt;br /&gt;                  &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;               &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;               &lt;p align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:78%;"  &gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/Biologi/Image/3-7b.jpg" height="296" width="470" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:78%;"  &gt;&lt;i&gt;Gbr.                  Tahap-tahap dasar pembuatan minuman anggur merah&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;               &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;2.                  MAKANAN NON SUSU&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                                &lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr valign="top"&gt;                    &lt;td width="6%"&gt;                      &lt;div align="right"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;1.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td width="94%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Roti,                      asinan, dan alkohol (bir, anggur "wine", rum), oleh                      ragi&lt;br /&gt;                  &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr valign="top"&gt;                    &lt;td width="6%"&gt;                      &lt;div align="right"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;2.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td width="94%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kecap,                      oleh Aspergillus oryzae&lt;br /&gt;                  &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr valign="top"&gt;                    &lt;td width="6%"&gt;                      &lt;div align="right"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;3.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td width="94%"&gt;                      &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Nata                        de Coco, oleh Acetobacter xilinum&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Prinsipnya                        adalah pemecahan amilum oleh mikroba menghasilkan gula,                        yang kemudian difermentasi&lt;br /&gt;                 &lt;br /&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                   &lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr valign="top"&gt;                    &lt;td width="6%"&gt;                      &lt;div align="right"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;4.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td width="94%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Cuka,                      oleh Acetobacter aseti&lt;br /&gt;                  &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;/i&gt;Alkohol difermentasi dalam kondisi aerob&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bioteknologi              Dalam Industri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td width="5%"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;1.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td width="95%"&gt;                      &lt;p align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Asam                        Sitrat&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;mikroba                        : &lt;i&gt;Aspergillus niger&lt;br /&gt;                    &lt;/i&gt;bahan : tetes gula dan sirup&lt;br /&gt;                    Fs. Asam Sitrat : pemberi citarasa, pengemulsi susu, dan                        antioksidan. Umumnya asam ini banyak terdapat pada jeruk.&lt;br /&gt;                 &lt;br /&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                   &lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr valign="top"&gt;                    &lt;td width="5%"&gt;                      &lt;div align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;2.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td width="95%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;Vitamin&lt;br /&gt;                  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;                  - B1 oleh &lt;i&gt;Assbya gossipii&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;                  - B12 oleh &lt;i&gt;Propionibacterium &lt;/i&gt;dan &lt;i&gt;Pseudomonas&lt;br /&gt;               &lt;br /&gt;                  &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr valign="top"&gt;                    &lt;td width="5%"&gt;                      &lt;div align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;3.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td width="95%"&gt;                      &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;Enzim&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;                       &lt;tbody&gt;&lt;tr valign="top"&gt;                          &lt;td&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;a.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;                         &lt;td&gt;                            &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;i&gt;Amilase&lt;/i&gt;                              &lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;Þ&lt;/span&gt; digunakan dalam                              produksi sirup, kanji, glukosa.&lt;br /&gt;                          Glukosa isomerase : mengubah amilum menjadi fruktosa.&lt;br /&gt;                          Fruktosa digunakan sebagai pemanis makanan menggantikan                              sukrosa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                           &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;mikroba:                              &lt;i&gt;Aspergillus niger&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;br /&gt;                          &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;............&lt;/span&gt;&lt;i&gt;Aspergillus                              oryzae&lt;br /&gt;                          &lt;/i&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;............&lt;/span&gt;&lt;i&gt;Bacillus                              subtilis&lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;                          &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                         &lt;/td&gt;                       &lt;/tr&gt;                       &lt;tr valign="top"&gt;                          &lt;td&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;b.                            &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;                         &lt;td&gt;                            &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;i&gt;Protease&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;                          - digunakan antara lain dalam produksi roti, bir&lt;br /&gt;                          - protease proteolitik berfungsi sebagai pelunak daging                              dan &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;..&lt;/span&gt;campuran deterjen                              untuk menghilangkan noda protein&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                           &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;mikroba:                              &lt;i&gt;Aspergillus oryzae&lt;br /&gt;                          &lt;/i&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;............&lt;/span&gt;&lt;i&gt;Bacillus                              subtilis&lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;                          &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                         &lt;/td&gt;                       &lt;/tr&gt;                       &lt;tr valign="top"&gt;                          &lt;td&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;c.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;                         &lt;td&gt;                           &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;i&gt;Lipase&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;                          Antara lain dalam produksi susu dan keju &lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;Þ&lt;/span&gt;                              untak meningkatkan cita rasa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                           &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;mikroba:                              &lt;i&gt;Aspergillus niger&lt;br /&gt;                          &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;...........&lt;/span&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;i&gt;Rhizopus                              spp&lt;br /&gt;                       &lt;br /&gt;                          &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                           &lt;/td&gt;                       &lt;/tr&gt;                       &lt;tr valign="top"&gt;                          &lt;td&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;d.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;                         &lt;td&gt;                           &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;i&gt;Asam                              Amino&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;                          - asam glutamat &lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;Þ&lt;/span&gt;                              bahan utama MSG (Monosodium Glutamat)&lt;br /&gt;                          - Lisin &lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;Þ&lt;/span&gt; asam amino                              esensial, dibutuhkan dalam jumlah besar&lt;br /&gt;                          &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;..&lt;/span&gt;oleh &lt;b&gt;ternak.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                           &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Keduanya                              oleh &lt;i&gt;Corynobacterium glutamicum&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;                          &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                         &lt;/td&gt;                       &lt;/tr&gt;                     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                     &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;                        &lt;i&gt; &lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;               &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;               &lt;p align="justify"&gt; &lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Protein              Sel Tunggal&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;PROTEIN                  SEL TUNGGAL (Single Cell Protein = SCP)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;adalah                  makanan berkadar protein tinggi, berasal dari mikroorganisme&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Contoh:                  1. Mikoprotein dari &lt;i&gt;Fusarium&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;              &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;..............&lt;/span&gt; Substrat: tepung gandum                  dan ketan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;............&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;2.&lt;i&gt;                  Spirulina &lt;/i&gt;dan &lt;i&gt;Chlorella&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Kelebihan                  SCP:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;1.                  Kadar protein lebih tinggi dari protein kedelai atau hewan&lt;br /&gt;              2. Pertumbuhan cepat&lt;br /&gt;              &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;               &lt;p align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:78%;"  &gt;&lt;i&gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/Biologi/Image/3-7d.jpg" height="219" width="400" /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p align="center"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:78%;"  &gt;Gbr.                  Diagram umum proses/tahapan produksi SCP&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Rekayasa              Genetika / ADN Rekombian&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;                &lt;li&gt;                    &lt;div align="center"&gt;Vektor, berupa plasmid bakteri atau viral                      ADN virus.&lt;br /&gt;               &lt;br /&gt;                  &lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/Biologi/Image/3-7e-1.jpg" height="191" width="450" /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;                  Gbr. Pembuatan plasmid dan mekanisme penyisipan gen&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;               &lt;br /&gt;                &lt;/div&gt;                 &lt;/li&gt;                 &lt;li&gt;                    &lt;div align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Bakteri,                      berperan dalam perbanyakan plasmid melalui perbanyakan bakteri.&lt;br /&gt;                  &lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/Biologi/Image/3-7e-2.jpg" height="291" width="428" /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;                  Gbr. Pemisahan DNA oleh enzim restriksi&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;               &lt;br /&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;                 &lt;/li&gt;                 &lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Enzim,                    terdiri dari enzim RESTRIKSI (pemotong plasmid/ADN) dan enzim                    LIGASE (penyambung ptongan-potongan ADN)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;              &lt;/li&gt;               &lt;/span&gt;&lt;/ol&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;              &lt;/span&gt;                              &lt;div align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/Biologi/Image/3-7e-3.jpg" height="366" width="300" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;               &lt;p align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:78%;"  &gt;&lt;i&gt;Gbr.                  Proses produksi insulin manusia dengan rekayasa genetika&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bioteknologi              Dalam Kedokteran Dan Produksi Obat&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td width="6%"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;1.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td width="94%"&gt;                      &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;Antibodi                        Monoklonal&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;adalah                        antibodi sejenis yang diproduksi oleh sel plasma klon sel-sel                        &lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;b&lt;/span&gt; sejenis. Antibodi ini dibuat                        oleh sel-sel hibridoma (hasil fusi 2 sel berbeda; penghasil                        sel &lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;b&lt;/span&gt; Limpa dan sel mieloma)                        yang dikultur.&lt;br /&gt;                    Bertindak sebagai antigen yang akan menghasilkan anti bodi                        adalah limpa. Fungsi antara lain diagnosis penyakit dan                        kehamilan&lt;br /&gt;                 &lt;br /&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                   &lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr valign="top"&gt;                    &lt;td width="6%"&gt;                      &lt;div align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;2.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td width="94%"&gt;                     &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;Terapi                        Gen&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;                        adalah pengobatan penyakit atau kelainan genetik dengan                        menyisipkan gen normal&lt;br /&gt;                 &lt;br /&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                   &lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr valign="top"&gt;                    &lt;td width="6%"&gt;                      &lt;div align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;3.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td width="94%"&gt;                     &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;Antibiotik&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Dipelopori                        oleh Alexander Fleming dengan penemuan penisilin dari &lt;i&gt;Penicillium                        notatum.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;i&gt;-                        Penicillium chrysogenum &lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;Þ&lt;/span&gt;&lt;i&gt;                        &lt;/i&gt;memperbaiki penisilin yang sudah ada.&lt;br /&gt;                    &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;.......................................&lt;/span&gt;Dilakukan                        dengan mutasi secara &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;.......................................&lt;/span&gt;iradiasi                        ultra violet dan sinar X.&lt;br /&gt;                    - &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;i&gt;Cephalospurium                        &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:Symbol;" &gt;.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;.................&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;Þ&lt;/span&gt;&lt;i&gt;                        &lt;/i&gt;penisilin N.&lt;i&gt;&lt;br /&gt;                    - Cephalosporium &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:Symbol;" &gt;..................&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;Þ&lt;/span&gt;&lt;i&gt;                        &lt;/i&gt;sefalospurin C.&lt;i&gt;&lt;br /&gt;                    - Streptomyces &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:Symbol;" &gt;.....................&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;Þ&lt;/span&gt;                        &lt;/i&gt;streptomisin, untuk pengobatan TBC&lt;br /&gt;                 &lt;br /&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr valign="top"&gt;                    &lt;td width="6%"&gt;                      &lt;div align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;4.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td width="94%"&gt;                     &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;Interferon&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Adalah                        antibodi terhadap virus. Secara alami hanya dibuat oleh                        tubuh manusia. Proses pembentukan di dalam, tubuh memerlukan                        waktu cukup lama (dibanding kecepatan replikasi virus),                        karena itu dilakukan rekayasa genetika.&lt;br /&gt;                 &lt;br /&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr valign="top"&gt;                    &lt;td width="6%"&gt;                      &lt;div align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;5.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td width="94%"&gt;                     &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;Vaksin&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Contoh:                        Vaksin Hepatitis B dan malaria.&lt;br /&gt;                    Secara konvensional pelemahan kuman dilakukan dengan pemanasan                        atau pemberian bahan kimia.&lt;br /&gt;                    Dengan bioteknologi dilakukan fusi atau transplantasi gen.&lt;br /&gt;                 &lt;br /&gt;                    &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                   &lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;               &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;               &lt;p align="center"&gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/Biologi/Image/3-7f.jpg" height="465" width="400" /&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p align="center"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:78%;"  &gt;Gbr.                  Tahapan sintesis vaksin yang direkayasa secara genetika&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bioteknologi              Penambangan / Biohidrometalurgi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Thichacillus                  ferrooxidan &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;berperan                  memisahkan logam dari bijihnya &lt;b&gt;atau kotoran sehingga didapat                  logam &lt;/b&gt;berkualitas tinggi. Sebagai contoh pada tembaga (Cu).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;...................................................................&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:78%;"  &gt;aktivitas&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;              &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Reaksi:                  CuFeS2 + 2 Fe2(SO4)3 + 2 H2O + 3 O2 &lt;tt&gt;———————————&gt;&lt;/tt&gt;                  CuSO4 + 5 FeSO4 + 2 H2SO4 + Energi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;.................................................&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:78%;"  &gt;aktivitas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;              &lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;CuSO4                  + 2 Fe+ + H2SO4 + Energi &lt;tt&gt;———————————&gt;&lt;/tt&gt;                  2 FeSO4 + Cu2+ + 2 H+&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;i&gt;Thiobacillus                  ferrooxidan &lt;/i&gt;bersifat kemolitotrof&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;                  &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;               &lt;!-- #EndEditable --&gt;                                          &lt;!-- #BeginEditable "Kesimpulan" --&gt;              &lt;p&gt; &lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bioteknologi              Dalam Menyelesaikan Masalah Pencemaran&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td width="5%"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;1.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td width="95%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Pencemaran                      oleh minyak.&lt;br /&gt;                  Strain-strain &lt;i&gt;Pseudomorms &lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;Þ&lt;/span&gt;                      &lt;/i&gt;mengkonsumsi hidrokarbon. Rekayasa genetik membentuk bakteri                      super yang&lt;br /&gt;                  meogandung empat jenis plasmid pembawa gen untuk konsumsi                      hidrokarbon.&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr valign="top"&gt;                    &lt;td width="5%"&gt;                      &lt;div align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;2.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td width="95%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Limbah                      organik dapat diuraikan oleh bakteri aerob atau anaerob.&lt;br /&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;               &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;               &lt;p align="center"&gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/Biologi/Image/3-7h.jpg" height="319" width="415" /&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p align="center"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:78%;"  &gt;Gbr.                  Skema pengolahan air limbah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bioteknologi              Dalam Pemberantasan Hama&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Dalam                  membatasi pemakaian pestisida, dilakukan upaya pemberantasan hama                  secara biologi antara lain penggunaan musuh alami dan menciptakan                  tanaman resisten hama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;                 &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;                    &lt;td valign="top" width="4%"&gt;                      &lt;div align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;i&gt;1.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td valign="top" width="96%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;i&gt;Bacillus                      thuringiensis &lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;Þ&lt;/span&gt; &lt;/i&gt;menghasilkan                      bioinsektisida yang toksin terhadap larva serangga.&lt;br /&gt;                  -Transplantasi gen penghasil toksin pada tanaman menghasilkan&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;                      ..&lt;/span&gt;tanaman yang bersifat resisten hama serangga.&lt;br /&gt;                  - Kristal (racun Bt) diolah menjadi bentuk yang dapat disemprotkan                      &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;..&lt;/span&gt;ke tanaman. Racun akan merusak                      saluran pencernaan serangga.&lt;br /&gt;               &lt;br /&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr&gt;                    &lt;td valign="top" width="4%"&gt;                      &lt;div align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;2.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td valign="top" width="96%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;i&gt;Baculovirus                      sp.&lt;br /&gt;                  &lt;/i&gt;Virus disemprotkan ke tanaman. Bila termakan, serangga                      akan mati dengan sebelumnya, menyebarkan virus melalui perkawinan.&lt;br /&gt;               &lt;br /&gt;                  &lt;/span&gt; &lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;               &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;               &lt;p align="center"&gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/Biologi/Image/3-7j.jpg" height="234" width="362" /&gt;&lt;/p&gt;               &lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:78%;"  &gt;Skema                  teknik kultur jaringan sederhana yang dilakukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bioteknologi              Dalam Perbanyakan Tanaman / Kultur Jaringan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Sifat                  TOTIPOTENSIAL tanaman, dapat diterapkan untuk kultur jaringan.                  Kultur jaringan (sel) adalah mengkultur/membiakkan jaringan (sel)                  untuk memperoleh individu baru.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Penemu                  F.C. Steward menggunakan jaringan floem akar wortel.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Gambar                  1&lt;br /&gt;              Skema teknik kultur jaringan sederhana yang dilakukan oleh Steward                  terhadap tanaman wortel &lt;i&gt;(Daucus carota)&lt;br /&gt;           &lt;br /&gt;              &lt;/i&gt;&lt;b&gt;MANFAAT / KEUNTUNGAN KULTUR JARINGAN&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                                &lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr valign="top"&gt;                    &lt;td width="5%"&gt;                      &lt;div align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;1.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td width="95%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Bibit                      (hasil) yang didapat berjumlah banyak dan dalam waktu yau~g                      singkat&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr valign="top"&gt;                    &lt;td width="5%"&gt;                      &lt;div align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;2.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td width="95%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Sifat                      identik dengan induk&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr valign="top"&gt;                    &lt;td width="5%"&gt;                      &lt;div align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;3.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td width="95%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Dapat                      diperoleh sifat-sifat yang dikehendaki&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr valign="top"&gt;                    &lt;td width="5%"&gt;                      &lt;div align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;4.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td width="95%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Metabolit                      sekunder tanaman segera didapat tanpa perlu menunggu tanaman                      dewasa&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;Pengembangan              Tanaman Kebal Penyakit Dan Mampu Menambat N2 Dari Udara&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td width="5%"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;1.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td width="95%"&gt;                     &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Tanaman                        kebal terhadap penyakit, misalnya tembakau kebal terhadap                        TMV.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;                 &lt;br /&gt;                    &lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/Biologi/Image/3-7k.jpg" height="290" width="448" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Skema                        rekayasa genetika untuk membuat tumbuhan kebal virus TMV&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                   &lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr valign="top"&gt;                    &lt;td width="5%"&gt;                      &lt;div align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;2.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td width="95%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Tanaman                      mampu menambat N2.&lt;br /&gt;               &lt;br /&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;               &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;               &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;                  &lt;b&gt;Pemberian nitrogen dalam bentuk pupuk buatan secara berlebih                  ternyata berdampak negatif yaitu:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;                 &lt;tbody&gt;&lt;tr valign="top"&gt;                    &lt;td width="5%"&gt;                      &lt;div align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;1.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td width="95%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Meningkatkan                      tekanan osmosis air tanah&lt;br /&gt;               &lt;br /&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr valign="top"&gt;                    &lt;td width="5%"&gt;                      &lt;div align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;2.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td width="95%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Meningkatkan                      keasaman tanah &lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;Þ&lt;/span&gt; akibat lanjut                      adalah defisiensi Ca, Mg dan K&lt;br /&gt;               &lt;br /&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr valign="top"&gt;                    &lt;td width="5%"&gt;                      &lt;div align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;3.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;                   &lt;/td&gt;                   &lt;td width="95%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Terjadinya                      eutrofikasi karena penumpukan NO3 di perairan, jalan keluarnya                      adalah dilakukan rekayasa genetika&lt;br /&gt;               &lt;br /&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;               &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;               &lt;p align="justify"&gt; &lt;/p&gt;               &lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;               &lt;br /&gt;           &lt;br /&gt;              &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:78%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Education Center&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4951823906296675509-4600183078489055843?l=rainzeducenter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainzeducenter.blogspot.com/feeds/4600183078489055843/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4951823906296675509&amp;postID=4600183078489055843&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4951823906296675509/posts/default/4600183078489055843'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4951823906296675509/posts/default/4600183078489055843'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainzeducenter.blogspot.com/2008/04/bioteknologi.html' title='Bioteknologi'/><author><name>Al-Mujahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14531980144247679799</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4951823906296675509.post-1506153631338477036</id><published>2008-04-14T16:55:00.001+07:00</published><updated>2008-07-05T16:37:10.107+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Modul Belajar  Fisika'/><title type='text'>Gerak Lurus Beraturan (GLB)</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;KINEMATIKA                  adalah Ilmu gerak yang membicarakan gerak suatu benda tanpa memandang                  gaya yang bekerja pada benda tersebut (massa benda diabaikan).                  Jadi jarak yang &lt;i&gt;ditempuh benda selama geraknya hanya ditentukan                  oleh kecepatan v dan atau percepatan a.&lt;br /&gt;           &lt;br /&gt;              &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Gerak                  Lurus Beraturan (GLB) adalah gerak lurus pada arah mendatar dengan                  kocepatan v tetap (percepatan a = 0), sehingga jarakyang &lt;i&gt;ditempuh                  S &lt;/i&gt;hanya &lt;i&gt;ditentukan oleh kecepatan &lt;/i&gt;yang tetap &lt;i&gt;dalam                  waktu tertentu.&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Pada                  umumaya GLB didasari oleh Hukum Newton I ( &lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;S&lt;/span&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Symbol;font-size:85%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;F                  = 0 ).&lt;br /&gt;              &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;table border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" height="35%" width="61%"&gt;                 &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;                    &lt;td height="34" width="100%"&gt;                      &lt;p align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;                        S = X = v . t ; a = &lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;D&lt;/span&gt;v/&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;D&lt;/span&gt;t                        = dv/dt = 0 &lt;/span&gt;                   &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr&gt;                    &lt;td height="34" width="100%"&gt;                      &lt;p align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;                        v = &lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;D&lt;/span&gt;S/&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;D&lt;/span&gt;t                        = ds/dt = tetap &lt;/span&gt;                   &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;               &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;              Tanda &lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;b&gt;D&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; (selisih) menyatakan                  &lt;b&gt;nilai rata-rata&lt;/b&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Tanda                  &lt;b&gt;d&lt;/b&gt; (diferensial) menyatakan &lt;b&gt;nilai sesaat&lt;/b&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Gerak                  Lurus Berubah Beraturan (GLBB) adalah gerak lurus pada arah mendatar                  dengan kecepatan v yang berubah setiap saat karena adanya percepatan                  yang tetap. Dengan kata lain benda yang melakukan gerak dari keadaan                  diam atau mulai dengan kecepatan awal akan berubah kecepatannya                  karena ada percepatan (a= +) atau perlambatan (a= -).  &lt;/span&gt;                &lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;                  Pada umumnya GLBB didasari oleh Hukum Newton II ( &lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;S&lt;/span&gt;                  F = m . a ). &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;               &lt;table border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" height="125" width="39%"&gt;                 &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;                    &lt;td height="123" width="100%"&gt;                      &lt;p align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;v&lt;sub&gt;t&lt;/sub&gt;                        = v&lt;sub&gt;0&lt;/sub&gt; &lt;u&gt;+&lt;/u&gt; a.t &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;                     &lt;p align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;v&lt;sub&gt;t&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;                        = v&lt;sub&gt;0&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt; &lt;u&gt;+&lt;/u&gt; 2 a S &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;                     &lt;p align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;S                        = v&lt;sub&gt;0&lt;/sub&gt; t &lt;u&gt;+&lt;/u&gt; 1/2 a t&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;                   &lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;               &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;v&lt;sub&gt;t&lt;/sub&gt;                  = kecepatan sesaat benda&lt;br /&gt;              v&lt;sub&gt;0&lt;/sub&gt; = kecepatan awal benda&lt;br /&gt;              S = jarak yang ditempuh benda&lt;br /&gt;              f(t) = fungsi dari waktu t&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;               &lt;table border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" height="76" width="39%"&gt;                 &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;                    &lt;td height="74" width="100%"&gt;                      &lt;p align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;v                        = ds/dt = f (t)&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;                     &lt;p align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;a                        = dv/dt = tetap&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;                   &lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;               &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Syarat                  : Jika dua benda bergerak dan saling bertemu maka jarak yang ditempuh                  kedua benda adalah sama.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;               &lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" width="35%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;GERAK                      JATUH BEBAS:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;td width="65%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;adalah                      gerak jatuh benda pada arah vertikal dari ketinggian h tertentu                      tanpa kecepatan awal (v&lt;sub&gt;0&lt;/sub&gt; = 0), jadi gerak benda                      hanya dipengaruhi oleh gravitasi bumi g.&lt;br /&gt;               &lt;br /&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;               &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;               &lt;div align="center"&gt;                  &lt;center&gt;                   &lt;table border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" height="94" width="35%"&gt;                     &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;                        &lt;td height="92" width="100%"&gt;                          &lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;y                            = h = 1/2 gt&lt;sup&gt;2&lt;br /&gt;                        &lt;/sup&gt;t =  &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Symbol;font-size:100%;"  &gt;Ö&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;(2                            h/g)&lt;br /&gt;                        y&lt;sub&gt;t &lt;/sub&gt;= g t =  &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Symbol;font-size:100%;"  &gt;Ö&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;(2                            g h)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;                        &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;/tr&gt;                   &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                &lt;br /&gt;              &lt;/center&gt;               &lt;/div&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;                  g = percepatan gravitasi bumi.&lt;br /&gt;              y = h = lintasan yang ditempuh benda pada arah vertikal,(diukur                  dari posisi benda mula-mula).&lt;br /&gt;              t = waktu yang dibutuhkan benda untuk menempuh lintasannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt; &lt;/p&gt;               &lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;                 &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;                    &lt;td valign="top" width="41%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;                      GERAK VERTIKAL KE ATAS:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;td width="59%"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;                      adalah gerak benda yang dilempar dengan suatu kecepatan awal                      v&lt;sub&gt;0&lt;/sub&gt; pada arah vertikal, sehingga a = -g (melawan                      arah gravitasi).&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;               &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;                  syarat suatu benda mencapai tinggi maksimum (h &lt;sub&gt;maks&lt;/sub&gt;):                  V&lt;sub&gt;t&lt;/sub&gt; = 0&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;                  Dalam penyelesaian soal gerak vertikal keatas, lebih mudah diselesaikan                  dengan menganggap posisi di tanah adalah untuk Y = 0.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;i&gt;Contoh:&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;1.                  Sebuah partikel bergerak sepanjang sumbu-X dengan persamaan lintasannya:                  X = 5t&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt; + 1, dengan X dalam meter dan t dalam detik.                  Tentukan:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;a.                  Kecepatan rata-rata antara t = 2 detik dan t = 3 detik.&lt;br /&gt;              b. Kecepatan pada saat t = 2 detik.&lt;br /&gt;              c. Jarak yang ditempah dalam 10 detik.&lt;br /&gt;              d. Percepatan rata-rata antara t = 2 detik dan t = 3 detik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;i&gt;Jawab:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;           &lt;br /&gt;              a. v &lt;sub&gt;rata-rata &lt;/sub&gt;= &lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;D&lt;/span&gt;X / &lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;D&lt;/span&gt;t                  = (X&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt; - X&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;) / (t&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt; - t&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;)                  = [(5 . 9 + 1) - (5 . 4 + 1)] / [3 - 2] = 46 - 21 = 25 m/ detik&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;b.                  v&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; = dx/dt |&lt;sub&gt;t=2&lt;/sub&gt; = 10 |&lt;sub&gt;t=2&lt;/sub&gt; = 20                  m/detik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;c.                  X&lt;sub&gt;10 &lt;/sub&gt;= ( 5 . 100 + 1 ) = 501 m ; X&lt;sub&gt;0 &lt;/sub&gt;= 1 m&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Jarak                  yang ditempuh dalam 10 detik = X&lt;sub&gt;10&lt;/sub&gt; - X&lt;sub&gt;0&lt;/sub&gt;                  = 501 - 1 = 500 m&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;d.                  a &lt;sub&gt;rata-rata &lt;/sub&gt;= &lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;D&lt;/span&gt;v / &lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;D&lt;/span&gt;t                  = (v&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;- v&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;)/(t&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt; - t&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;)                  = (10 . 3 - 10 . 2)/(3 - 2) = 10 m/det&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;2.                  Jarak PQ = 144 m. Benda B bergerak dari titik Q ke P dengan percepatan                  2 m/s&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt; dan kecepatan awal 10 m/s. Benda A bergerak                  2 detik kemudian dari titik P ke Q dengan percepatan 6 m/s&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;                  tanpa kecepatan awal. Benda A dan B akan bertemu pada jarak berapa                  ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;i&gt;Jawab:&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Karena                  benda A bergerak 2 detik kemudian setelah benda B maka t&lt;sub&gt;B&lt;/sub&gt;                  = t&lt;sub&gt;A&lt;/sub&gt; + 2.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p align="center"&gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/Fisika/Image/1-1d-2.jpg" height="101" width="250" /&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;S&lt;sub&gt;A&lt;/sub&gt;                  = v&lt;sub&gt;0&lt;/sub&gt;.t&lt;sub&gt;A&lt;/sub&gt; + 1/2 a.t&lt;sub&gt;A&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;                  = 0 + 3 t&lt;sub&gt;A&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;&lt;br /&gt;              S&lt;sub&gt;B&lt;/sub&gt; = v&lt;sub&gt;0&lt;/sub&gt;.t&lt;sub&gt;B&lt;/sub&gt; + 1/2 a.t&lt;sub&gt;B&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;                  = 10 (t&lt;sub&gt;A&lt;/sub&gt; + 2) + (t&lt;sub&gt;A&lt;/sub&gt; + 2)&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Misalkan                  kedua benda bertemu di titik R maka&lt;br /&gt;              S&lt;sub&gt;A&lt;/sub&gt; + S&lt;sub&gt;B&lt;/sub&gt; = PQ = 144 m&lt;br /&gt;              3t&lt;sub&gt;A&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt; + 10 (t&lt;sub&gt;A&lt;/sub&gt; + 2) + (t&lt;sub&gt;A&lt;/sub&gt;                  + 2)&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt; = 144&lt;br /&gt;              2t&lt;sub&gt;A&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt; + 7t&lt;sub&gt;A&lt;/sub&gt; - 60 = 0&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Jadi                  kedua benda akan bertemu pada jarak S&lt;sub&gt;A&lt;/sub&gt; = 3t&lt;sub&gt;A&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;                  = 48 m (dari titik P).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;3.                  Grafik di bawah menghubungkan kocepatan V dan waktu t dari dua                  mobil A dan B, pada lintasan dan arah sama. Jika tg &lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;a&lt;/span&gt;                  = 0.5 m/det, hitunglah:&lt;br /&gt;              a. Waktu yang dibutuhkan pada saat kecepatan kedua mobil sama.&lt;br /&gt;              b. Jarak yang ditempuh pada waktu menyusul&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;i&gt;Jawab:&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p align="center"&gt;&lt;img src="http://free.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/Fisika/Image/1-1d-1.jpg" height="165" width="200" /&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Dari                  grafik terlihat jenis gerak benda A dan B adalah GLBB dengan V&lt;sub&gt;0&lt;/sub&gt;(A)                  = 30 m/det dan V&lt;sub&gt;0&lt;/sub&gt;(B) = 0.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;a.                  Percepatan kedua benda dapat dihitung dari gradien garisnya,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;jadi                  : a&lt;sub&gt;A&lt;/sub&gt; = tg &lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;a&lt;/span&gt; = 0.5&lt;br /&gt;              10/t = 0.5 &lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;®&lt;/span&gt;  t = 20 det&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;a&lt;sub&gt;B&lt;/sub&gt;                  = tg &lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;b&lt;/span&gt; = 40/20 = 2 m/det&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;b.                  Jarak yang ditempuh benda&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;S&lt;sub&gt;A&lt;/sub&gt;                  = V&lt;sub&gt;0&lt;/sub&gt; t + 1/2 at&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt; = 30t + 1/4t&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;S&lt;sub&gt;B&lt;/sub&gt;                  = V&lt;sub&gt;0&lt;/sub&gt; t + 1/2 at&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt; = 0 + t&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;pada                  saat menyusul/bertemu : S&lt;sub&gt;A&lt;/sub&gt; = S&lt;sub&gt;B&lt;/sub&gt; &lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;®&lt;/span&gt;                   30t + 1/4 t&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt; = t&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt; &lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;®&lt;/span&gt;                   t = 40 det&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Jadi                  jarak yang ditempuh pada saat&lt;/span&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;menyusul                  : S&lt;sub&gt;A&lt;/sub&gt; = S&lt;sub&gt;B&lt;/sub&gt; = 1/2 . 2 . 40&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt; = 1600                  meter&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;               &lt;!-- #EndEditable --&gt;                                          &lt;!-- #BeginEditable "Kesimpulan" --&gt;              &lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Education Center&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4951823906296675509-1506153631338477036?l=rainzeducenter.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainzeducenter.blogspot.com/feeds/1506153631338477036/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4951823906296675509&amp;postID=1506153631338477036&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4951823906296675509/posts/default/1506153631338477036'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4951823906296675509/posts/default/1506153631338477036'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainzeducenter.blogspot.com/2008/04/gerak-lurus-beraturan-glb.html' title='Gerak Lurus Beraturan (GLB)'/><author><name>Al-Mujahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14531980144247679799</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
